BANDUNG, KOMPAS.com — Jalur Nagreg, Selasa (7/9/2010) malam, mulai dipadati kendaraan-kendaraan para pemudik sekitar pukul 21.21. Arus kendaraan dari Bandung berbaur antara mobil pribadi, sepeda motor, dan bus.
Namun, dari pemantauan, peningkatan arus kendaraan pemudik yang terjadi setelah hujan mengguyur sejak siang mulai berhenti.
Adapun dari arah timur menuju Bandung, arus kendaraan sangat lancar. Bahkan, bus tujuan Jakarta melintas dengan keadaan kosong tanpa penumpang.
Jalur Lingkar Nagreg ditutup sejak siang dan kendaraan dari dua arah tetap menggunakan jalur lama Nagreg.
Beberapa menit lalu, petugas kemudian membuka jalur tersebut karena arus dari arah Bandung makin meningkat.
Meskipun demikian, beberapa kendaraan tetap bisa melalui jalur lama.
Antrean panjang kendaraan dari arah Bandung tersebut dimulai dari jalan Rancaekek, Tol Cicalengka, Jalan Raya Nagreg, hingga Jalan Limbangan.
Dari keterangan yang diperoleh, beberapa kendaraan mengalami masalah di jalur Lingkar Nagreg akibat beratnya medan tanjakan Citiis dan tanjakan HP serta dan minimnya lampu penerangan.
Namun, sejauh ini belum ada keterangan resmi, apakah jalur tersebut akan tetap digunakan atau sistem buka-tutup akan berlaku.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang