Arus mudik

Ada Pasar Tumpah, Pemudik Dialihkan

Kompas.com - 08/09/2010, 14:40 WIB

MAJALENGKA, KOMPAS.com - Akibat pasar tumpah di Pasar Cibolerang, Jatiwangi, Kabupaten Majalengka, Rabu (8/9/2010) pagi, kendaraan pemudik dari arah Bandung dialihkan ke jalur alternatif, Kadipaten-Majalengka-Sumber-Cirebon.

Buntut kemacetan di pasar tumpah itu sampai 5 km. Kepadatan di pasar tumpah itu terjadi sejak pukul 08.00 dan terus berlanjut hingga siang. Oleh karena itu, dilakukan pengalihan jalur untuk mengurai kemacetan di sekitar Pasar Cibolerang. Pengalihan jalur itu dilakukan di persimpangan Kadipaten, belok ke kanan menuju Kota Majalengka, lalu menuju Rajagaluh dan Sumber, Kabupaten Cirebon.

Menurut Kepala Polsek Kadipaten AKP Wagiyono, semua kendaraan, tanpa terkecuali, dialihkan ke jalur alternatif. Dari Kota Majalengka-Sumber, tembusnya adalah di Kalitanjung Kota Cirebon. Pemudik roda empat bisa masuk ke tol Palikanci melalui GT Ciperna Barat, atau kembali ke arteri pantura, untuk pemudik sepeda motor dan roda empat.

"Belum tahu sampai jam berapa akan dialihkan, menunggu sampai di Jatiwangi (lalu lintasnya) lancar," ujar Wagiyono.

Kepadatan di persimpangan Kadipaten juga terjadi, karena mobil dari arah Cirebon terpotong oleh kendaraan pemudik yang menuju jalan alternatif. Padatnya arus juga karena adanya limpahan arus pemudik dari Cikampek yang melewati jalur alternatif Cikamurang.

Adapun kondisi jalan di jalur alternatif Kadipaten-Majalengka-Sumber layak dilalui pemudik, bahkan cenderung nyaman. Jalannya mulus meski sedikit berkelok-kelok. Pemudik tetap dianjurkan melalui jalur alternatif, walaupun waktu tempuh lebih lama sedikit, sekitar 15 menit jika melewati arteri Kadipaten-Cirebon.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau