Calon kapolri

Kapolri Tidak Akan Umumkan Calon

Kompas.com - 10/09/2010, 10:03 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Kepala Polri Jenderal (Pol) Bambang Hendarso Danuri tidak akan mengumumkan kepada publik nama dua calon Kapolri yang akan dia ajukan kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Dua calon itu akan diserahkan setelah Hari Raya Idul Fitri 1431 H.

"Tidak. Kami tertutup serahkan (ke Presiden)," ucap Kapolri seusai shalat Id di Mabes Polri, Jumat (10/9/2010), ketika ditanya apakah ia akan mengumumkan calon Kapolri.

Kemungkinan, kata Kapolri, calon penggantinya akan diumumkan oleh juru bicara kepresidenan setelah diserahkan kepada Komisi III DPR untuk dilakukan uji kelayakan. "Mungkin Juru Bicara Presiden yang akan beri penjelasan," ucapnya.

Jika pencalonan tertutup, bagaimana masyarakat bisa menilai calon? "Oh tidak. Penilaian itu dari dalam, bukan masyarakat. Yang penting kita sudah punya sistem yang menilai calon. Insya Allah bisa dipertanggungjawabkan," jawab Kapolri.

Seperti diberitakan, selain dua calon dari Kapolri, Presiden juga menerima tiga calon dari Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas). Tiga calon itu hasil seleksi dari delapan nama yang diserahkan Kapolri. Menurut Kapolri, dua calon darinya masuk dalam tiga calon dari Kompolnas. "Bedanya hanya jumlah," kata Kapolri.

Anggota Kompolnas, Adnan Pandupraja, mengaku bingung terkait pengumuman calon dari pihaknya. Pasalnya, menurut dia, Kapolri secara tiba-tiba memutuskan akan mengajukan calon. Namun, Kompolnas tidak dapat mempermasalahkan hal itu lantaran tidak ada peraturan yang tegas yang menyebut lembaga mana yang berhak mengajukan calon.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau