Pohon tumbang di malam takbiran

Bangkai Pohon Belum Selesai Dibersihkan

Kompas.com - 11/09/2010, 15:20 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Sepanjang hari ini, Sabtu (11/9/2010), bangkai pohon tumbang yang terjadi di kawasan Taman Suropati, Jakarta Pusat, akibat hujan dan angin kencang pada malam takbiran Kamis (9/9/2010), masih bertebaran.

Siang ini sejumlah petugas dari Dinas Pertamanan DKI Jakarta Pusat tampak sibuk membersihkan batang-batang pohon yang di antaranya menimpa pagar Kantor Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional yang terletak persis di depan Taman Suropati.

Para petugas menggunakan gergaji mesin untuk memotong-motong batang pohon. Proses pengangkutan bangkai pohon pun menggunakan truk dengan bantuan katrol khusus. Sebab, bangkai pohon itu berukuran besar sehingga sulit untuk diangkut dengan tangan manusia.

Menurut salah seorang petugas Dinas Pertamanan DKI Jakarta Pusat yang bertugas membersihkan Taman Suropati, mereka sudah bekerja sejak kemarin pagi untuk membersihkan kawasan Diponegoro dari pohon-pohon tumbang.

Para petugas sudah membersihkan bangkai pohon yang tumbang di dekat rumah Duta Besar AS untuk Indonesia di samping Taman Suropati. Tumbangnya ranting pohon-pohon besar yang berukuran puluhan tahun ini juga merusak monumen nama 'Taman Suropati' yang terletak di pinggir jalan. Tepi kirinya hancur. Lampu taman yang berada di dekatnya juga bengkok.

Sementara itu, menurut pengamatan Kompas.com, pohon tumbang yang berukuran besar juga merusak pagar kantor Menteri PPN/Kepala Bappenas yang berbatasan dengan rumah dinas Wakil Presiden. Kayu-kayunya yang berukuran sekitar setengah meter sudah digergaji namun belum diangkat.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau