Manchester united vs glasgow rangers

"Setan Merah" Tertahan di Kandang

Kompas.com - 15/09/2010, 03:43 WIB

MANCHESTER, KOMPAS.com - Manchester United (MU) mendulang hasil imbang tanpa gol saat menjamu Glasgow Rangers, pada fase Grup C Liga Champions, di Old Trafford, Selasa (14/9/2010).

"Setan Merah" pantas kecewa dengan hasil itu karena mereka tampil lebih mendominasi sejak menit-menit awal. Mengacu pada data statistik pertandingan MU mengusai penguasaan bola sebanyak 62 persen dan melakukan tiga tembakan tepat ke gawang dari 21 kali usaha. Bandingkan dengan Rangers yang hanya melakukan sekali tembakan dari dua kali usaha.

Namun, tim tuan rumah memang harus dihadapkan alotnya benteng pertahanan "The Gers". Wayne Rooney dkk terlihat kesulitan kesulitan mengembangkan serangan karena pasukan Walter Smith begitu tampil disiplin memotong arus serangan yang dikembangkan lawan.

Meski begitu, MU mampu mencuri peluang lewat aksi Javier Hernandez pada menit kesepuluh. Memanfaatkan umpan panjang yang dilepaskan Fabio, penyerang asal Meksiko tersebut berhasil menanduk bola. Sayang tandukannya masih melebar di sisi tiang sebelah kanan gawang Rangers.

MU terus bekerja keras mencari celah kelemahan lawannya. Umpan-umpan satu-dua dan serangan dari sektor sayap kerap diperagakan tim tuan rumah. Usahanya tersebut nyaris membuahkan hasil pada menit ke-20.

Saat itu, berawal dari serang balik, Rooney langsung melakukan determinasi ke jantung pertahan lawan. Tak ingin membuang waktu, Rooney berusaha melepaskan umpan pendek kepada Hernandez yang berada di kotak penalti. Namun, bek Rangers David Weir berhasil memotong umpan.

"Setan Merah" berusaha meningkat tempo serangan dan memegang kendali permainan. Namun, tetap saja MU terlihat kesulitan menembus pertahanan lawan. Alhasil, demi mengatasi kebuntuan tersebut, MU mencoba peruntungannya dengan melepaskan tendangan dari luar kotak penalti seperti yang dipertontonkan Darron Gibson pada menit ke-33. Namun usahanya masih sia-sia setelah tembakannya hanya melebar.

Tak lama berselang, Gibson kembali melepaskan tembakan keras usai menerima umpan dari Antonio Valencia. Namun kali ini, kiper Allan McGregor masih sigap menangkap bola.

Setelah itu, "The Red Devils" masih terus menguasai permainan. Namun, perjuangan keras pasukan Alex Ferguson belum membuahkan hasil dan terpaksa bermain imbang tanpa gol pada babak pertama.

Setelah turun minum, MU masih tampil lebih mendominasi. Namun pekerjaan mereka menjadi bertambah berat karena harus kehilangan Valencia pada menit ke-57. Valencia tak bisa melanjutkan permainan usai mendapat tekel dari bek lawan. Ferguson pun lebih memilih Giggs sebagai penggantinya.

Masuknya Giggs cukup membuat perbedaaan. Serangan "Setan Merah" kali ini lebih bertumpu kepada Giggs yang beroperasi di sayap kiri. Aksi Giggs hampir membuahkan hasil ketika Rooney berhasil memaksimalkan umpannya pada menit ke-69. Apes tandukan Rooney hanya membuat bola mendarat di luar lapangan.

Fergie pun tak puas dengan permainan anak asuhnya. Ia mengubah strategi dengan memasukkan Michael Owen dan Jonny Evans untuk menggantikan Park Ji Sung dan Fabio pada menit ke-74.  

Keputusan Fergie pun nyaris membuahkan hasil empat menit kemudian. Berawal dari umpan terobosan Giggs, Fletcher berusaha menguasai bola. Namun Fletcher kesulitan mencari ruang tembak sehingga bola berhasil dicur dari kakinya. 

MU pun tak ambil pusing dengan kegagalan itu. Mereka terus-terusan mendobrak pertahanan lawan. Praktis, hal ini membuat Rangers hanya bermain di wilayah pertahanannya sendiri seraya berusaha memaksimalkan serangan balik. Meski begitu, MU gagal memanfaatkan sejumlah peluang dan terpaksa berbagi poin setelah skor kacamata bertahan hingga laga usai. 

Susunan Pemain Manchester United: Tomasz Kuszczak; Chris Smalling, Rio Ferdinand, Fabio (Evans 74), Wes Brown; Darron Gibson, Darren Fletcher, Park Ji-Sung (Owen 74), Antonio Valencia (Ryan Giggs 60); Javier Hernandez, Wayne Rooney Glasgow Rangers: Allan McGregor; Madjid Bougherra, David Weir, Sasa Papac, Kirk Broadfoot; Maurice Edu, Lee McCulloch, Steven Davis, Steven Naismith, Steven Whittaker; Kenny Miller

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau