JAKARTA, KOMPAS.com — Wakil Ketua DPR Pramono Anung Wibowo mengharapkan Menteri Agama (Menag) tidak lagi dijabat oleh sosok dari partai politik (parpol). Alasannya, supaya bisa mengambil tindakan yang lebih bijaksana dan arif dalam menyikapi kerukunan umat beragama.
"Hal ini menjadi pengalaman berharga bahwa Menag lebih baik bukan dari orang yang berlatar belakang politik. Dengan begitu, dia dapat mengambil tindakan yang lebih bijaksana dan arif," ungkap Pramono saat ditemui di Gedung Nusantara III DPR RI, Jakarta, Kamis (16/9/2010).
Ia menilai, saat ini ada beban politik tentang kerukunan umat beragama sehingga jabatan Menteri Agama harus dipertimbangkan. "Sudah watunya kita memiliki undang-undang kerukunan umat beragama sehingga tidak lagi direduksi dengan peraturan menteri," katanya. (Tribunnews/Adi Suhendi)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang