Jalan re martadinata

Survei Tanah Ambles di Tangan PU

Kompas.com - 18/09/2010, 08:41 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — PT Kolam Intan Prima (KIP) selaku kontraktor peninggian Jalan RE Martadinata tidak bertanggung jawab atas penelitian terhadap tanah yang ambles di sebagian jalan tersebut. Penelitian atas tanah sepenuhnya menjadi tanggung jawab Kementerian Pekerjaan Umum.

Manajer proyek pengerjaan pelapisan Jalan RE Martadinata, Indra Budi Sosiawan, mengatakan, kontrak pengerjaan jalan yang semestinya berlangsung selama 1 April hingga 27 September itu telah diselesaikan dua bulan lalu. Namun, pada Kamis (16/9/2019) dini hari, sebagian badan jalan di Kelurahan Tanjung Priok ambles karena lapisan tanah di bawahnya tergerus air di muara sungai. "(Kontrak) kami tidak ada tugas untuk menyelidiki tanah di bawahnya karena penyelidikannya dilakukan oleh PU," kata Indra kepada wartawan di lokasi ambrolnya jalan.

"Sebelumnya PU sudah melakukan survei sehingga proyek pelelangan hanya mencakup peninggian jalan," lanjutnya.

Indra menjelaskan, total jalan yang dikerjakannya sepanjang 2 km dengan nilai kontrak mencapai Rp 11 miliar. Sepanjang 650 meter di antaranya menggunakan lapisan beton termasuk pada ruas jalan yang ambrol. Sisanya dilakukan dengan menggunakan aspal dan dua jembatan masing-masing sepanjang 40 meter.

Pekerjaan peninggian jalan itu, papar Indra, dilakukan di atas tiga lapis jalan yang sudah ada sebelumnya. Peninggian jalan bervariasi mulai dari 40-80 cm karena kondisi permukaan jalan lama bergelombang. Dikatakan oleh Indra, setelah ambrolnya jalan sepanjang 103 meter tersebut, kemungkinan pihaknya akan melanjutkan pekerjaan perbaikan jalan tersebut. "Mungkin akan ada perpanjangan kontrak," tambahnya.

Perkiraan sementara, perlu waktu satu hingga dua bulan untuk membuat jalan baru di atas jalan rusak.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau