Sekjen hkbp:

Setiap Umat Berhak Bangun Rumah Ibadah

Kompas.com - 19/09/2010, 11:18 WIB

BEKASI, KOMPAS.com — Sekretaris Jenderal Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Ramlan Hutahayan mengatakan, setiap umat beragama berhak membangun rumah ibadah. Semua pihak, baik pemerintah maupun masyarakat, harus mendukung pembangunan rumah ibadah bagi semua agama.

"Hak mendirikan rumah ibadah harus menjadi perjuangan kita bersama," ucap Ramlan kepada para wartawan di salah satu rumah di Jalan Puyuh, Ciketing, Mustika Raya, Kota Bekasi, Minggu (19/9/2010).

Sebelumnya, Ramlan, beberapa pendeta, serta para pengurus Gereja HKBP Pondok Timur Indah memberikan pengarahan kepada ratusan jemaat. Sebelum pengarahan, mereka berdoa dengan dipimpin pendeta. Ibadah sesaat yang sebelumnya akan digelar tidak jadi dilaksanakan.

Ramlan yang khusus datang dari Tarutung, Tapanuli Utara, Sumatera Utara, membandingkan kondisi antarumat beragama di Tarutung yang saling berdampingan. "Enaknya bersekutu dengan umat beragama lain," katanya.

"Tadi saya sampaikan kepada jemaat apa yang mereka alami bagian dari berkat Tuhan. Kehadiran kita akan buat semua masalah ini lebih cepat selesai. Apa yang diperjuangkan jadi perhatian pemerintah," kata Ramlan.

Kepada para jemaat, Ramlan yang mewakili ephorus HKBP mengatakan, semua jemaat HKBP di dunia memberikan perhatian kepada HKBP Pondok Timur Indah. "Sinode telah meminta semua Gereja mendoakaan saudara di sini. Pada waktunya akan berdiri HKBP yang bernama Pondok Timur Indah," kata Ramlan disambut riuh tepuk tangan jemaat.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau