FKUB Kota Bekasi: Taati PBM

Kompas.com - 21/09/2010, 19:38 WIB

BEKASI, KOMPAS.com - Dalam pendirian tempat ibadah, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Bekasi mengajak seluruh pihak agar taat kepada Peraturan Bersama Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri Tahun 2006. Untuk memperoleh izin pembangunan rumah ibadah itu sendiri memakan waktu yang sulit diprediksi.

"Proses pemberian izin tempat ibadah itu pasti ada suka dukanya. Kalau di satu tempat tidak ada masalah dan keamanannya stabil, kita akan mudah memberi rekomendasi," kata Sekretaris FKUB Kota Bekasi, Hasnul Kholid, Selasa (21/9/2010) di Bekasi.

Hasnul menambahkan, "Bila ada masalah, kita tinjau terlebih dahulu kemudian sosialisasikan kepada para warga sekitar hingga rekomendasi dikeluarkan. Kita pernah terbitkan surat rekomendasinya 1 tahun setelah pihak tertentu mengajukan izin."

FKUB sudah berkomitmen kepada Wali Kota Bekasi bahwa area fasilitas sosial dan fasilitas umum milik Pemkot di lahan perumahan PT Timah akan dibangun sejumlah sarana ibadah dan umum. "Dari Puyuh Raya itu, gereja yang akan dibangun nanti bisa dijangkau sekitar 2 km. Tidak hanya gereja, fasos/fasum di lahan PT Timah dibangun juga masjid, vihara, kantor camat dan puskesmas," terang dia.

"Kita juga telah membicarakan opsi tersebut dengan semua pihak. Opsi itu disetujui, termasuk dengan Ephorus HKBP," imbuh Hasnul.

Hal senada dinyatakan Wakil Ketua I FKUB Kota Bekasi, Zamakhsyari Abdul Majid agar semuanya menaati Peraturan Bersama Menteri. "PBM jangan diperdebatkan apalagi diganti. Saya setuju jika diundangkan tanpa direvisi," jelas wakil dari Nahdlatul Ulama itu.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau