Polisi Jaga Bersenjata Penuh Peluru

Kompas.com - 22/09/2010, 11:38 WIB

WAYKANAN, KOMPAS.com — Kepolisian Resor Kabupaten Waykanan, Provinsi Lampung, melengkapi semua petugas piket dengan senjata api laras panjang berisi penuh peluru sebagai bagian dari peningkatan kewaspadaan.      "Sehubungan dengan penyerangan Mapolsek Hamparan Perak, Deli Serdang, Sumatera Utara, yang menewaskan tiga anggota, kewaspadaan kami tingkatkan. Mapolres maupun Mapolsek setiap saat akan dijaga enam anggota bersenjata api," kata Kepala Bagian Operasi Polres Waykanan AKP Priyanto Priyo Hutomo di Blambanganumpu, sekitar 200 km barat Bandar Lampung, Rabu (22/9/2010).      Priyanto mengatakan, petugas jaga di Markas Kepolisian Resor Waykanan tidak boleh tidur saat bertugas. "Meski situasi di Waykanan aman dan kondusif, kesiagaan harus tetap diutamakan. Oleh sebab itu, anggota jaga diimbau untuk tidak lalai saat menjalankan tugas dan kewajibannya, jadi harus bersiaga total," katanya.      Mengenai tindak kriminalitas yang terjadi di wilayah hukum Polres Waykanan, menurut Priyanto, cukup rendah. "Kriminalitas di Waykanan bisa dikatakan landai, kasus kejahatan yang cukup besar hanya terjadi menjelang Lebaran, yakni pembegalan sepeda motor Supra X milik warga Gununglabuhan," jelasnya.      Ia menambahkan, Markas Kepolisian Resor Waykanan kini juga sudah dilengkapi dengan sarana pemantau (CCTV). "Siapa saja yang masuk Mapolres Waykanan akan terekam CCTV, jadi sewaktu-waktu bisa diputar ulang jika ada kejadian yang tidak diinginkan," ujarnya.      Polres Waykanan membawahi Polsek Banjit, Baradatu, Gununglabuhan, Blambanganumpu, Kasui, dan Waytuba, tetapi belum ada yang memiliki sarana CCTV.      Ia berharap situasi keamanan di wilayah hukum Polres Waykanan yang berada di sebelah selatan Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, Provinsi Sumatera Selatan, itu tetap aman dan terkendali.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau