Gubernur Saksikan Kulminasi Matahari

Kompas.com - 23/09/2010, 11:32 WIB

PONTIANAK, KOMPAS.com — Gubernur Kalimantan Barat Cornelis menyaksikan peristiwa terjadinya kulminasi matahari di Tugu Khatulistiwa, Pontianak.      "Kehadiran saya di sini dalam rangka memeriahkan peristiwa kulminasi matahari yang terjadi dua kali setahun," kata Cornelis, Kamis (22/9/2010).      Terjadinya kulminasi matahari, yaitu ketika matahari berada tepat tegak lurus di atas kepala, itu terjadi setiap Maret dan September, setiap tanggal 21 hingga 23, mulai pukul 11.50 WIB pada Maret dan 11.39 WIB pada September.      Menurut Cornelis, peringatan detik-detik kulminasi matahari yang terjadi dua kali dalam setahun itu bisa menarik minat wistawan asing berkunjung ke Kota Pontianak dan Kalbar umumnya.      "Mari kita sukseskan Tahun Kunjungan Wisata Kalbar 2010, salah satunya dengan peringatan kulminasi matahari," katanya.      Wakil Wali Kota Pontianak Paryadi menjelaskan, peristiwa kulminasi matahari adalah peristiwa alam yang terjadi di garis khatulistiwa atau garis ekuator.      "Saat peristiwa kulminasi matahari terjadi, tidak ada bayangan pada tongkat yang didirikan tegak lurus," kata Paryadi.      Ia mengatakan, peristiwa kulminasi cukup unik dan hanya terjadi di Kota Pontianak untuk di Indonesia. "Ini bisa menjadi daya tarik untuk dijadikan aset dalam menarik minat, baik wisatawan lokal maupun asing, untuk menyaksikan peristiwa itu," katanya.      Pemkot Pontianak telah menjadikan peristiwa kulminasi matahari sebagai agenda tetap kunjungan wisata Kalbar 2010.      Beberapa acara kesenian untuk mengisi peristiwa yang diselenggarakan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Pontianak dan Kalbar itu di antaranya tari sambutan dari multietnis dan pantun.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau