Penggantian jaksa agung

Darmono Siap Tuntaskan Sejumlah Kasus

Kompas.com - 27/09/2010, 13:32 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com- Setelah Hendarman Supandji diberhentikan dari jabatannya sebagai Jaksa Agung, Darmono yang menggantikannya sebagai Pelaksana Tugas (Plt) pun siap melanjutkan tugas menuntaskan pekerjaan rumah di Kejaksaan Agung RI.

"Di hari pertama ini, kami segera menyikapi dan menyampaikan jajaran kejaksaan dan menindaklanjuti tangung jawab dari Presiden. Kami tidak akan menyia-nyiakan amanat itu dan segera mengambil langkah," kata Darmono, Senin (27/9/2010), dalam jumpa pers di Kejaksaan Agung, Jakarta.

Ada dua hal mendasar, lanjut Darmono, yang menjadi pekerjaan rumah Kejakgung saat ini untuk segera dituntaskan. "Pertama adalah yang bersifat kebijakan. Kejaksaan harus membangun kembali kepercayaan publik yang pada beberapa saat lalu ada penurunan pencitraan akibat ulah oknum," ujarnya.

Kedua, yakni yang terkait langkah mikro yang bersifat teknis, strategis, dan operasional. "Kami optimalisasi lembaga kejaksaan dengan melakukan tindakan dalam rangka segera menuntaskan kasus penting, baik tindak pidana umum seperti Asian Agri, Arwana, hukuman mati," ungkap Darmono.

Untuk pidana khusus, lanjutnya, pihak kejaksaan juga akan menyelesaikan kasus-kasus yang akan kita tangani, baik Sisminbakum, Gayus, dan perkara lain, dengan niat dan kesugguhan hati untuk menuntaskan.

Ketiga, yakni terkait peningkatan sumber daya manusia. "Peningkatan integritas SDM ini kita akan lakukan langkah-langkah, baik dalam rangka promosi, rotasi jabatan, dan terkait pengawasan," ucap Darmono.

Seperti diberitakan, Presiden pada Jumat (24/9/2010) mengeluarkan surat Keputusan Presiden yang memberhentikan Hendarman Supandji dari posisinya sebagai jaksa agung sebagai tindak lanjut putusan Mahkamah Konstitusi terhadap aturan masa jabatan jaksa agung dalam UU Kejaksaan Agung RI. Posisi jaksa agung ini kemudian diemban Darmono yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Jaksa Agung.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau