Mahasiswa kaltim di diy

Seruan Damai untuk Tarakan

Kompas.com - 30/09/2010, 19:31 WIB

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Sekelompok mahasiswa yang tergabung dalam Aksi Solidaritas Mahasiswa asal wilayah utara Kalimantan Timur yang menempuh pendidikan di Yogyakarta menggelar aksi keprihatinan di simpang Tugu, Yogyakarta, Kamis (30/9/2010) sore. Aksi itu menyikapi pecahnya pertikaian antarkomunitas yang terjadi di Kota Tarakan, Kalimantan Timur.

Para mahasiswa menggelar aksi di kawasan Tugu di bawah guyuran hujan pada pukul 15.30 selama sekitar 20 menit. Mereka membentangkan spanduk dan poster yang di antaranya bertuliskan "Hentikan Kekerasan di Bumi Paguntaka" dan "Anak-anakmu Perlu Damai, Bukan Pertikaian".

Koordinator aksi Ilham Zein, mengatakan, aksi ini digelar untuk menyikapi pertikaian yang meletus pada 27 September lalu. "Kami menyesalkan terjadinya peristiwa tersebut yang menimbulkan rasa keprihatinan mendalam," katanya.

Akibat peristiwa itu, kedamaian di daerah asal mereka menjadi terkoyak dan membuat penderitaan bagi ribuan warga tak berdosa lainnya karena harus mengungsi dari rumah masing-masing. "Penyebab pertikaian itu adalah murni perbuatan kriminal sehingga kami menuntut agar para pelaku penyebab terjadinya pertikaian dihukum seberat-beratnya," kata Ilham.

Mahasiswa pun menyerukan kedua kubu yang bertikai untuk saling menahan diri dan menyerahkan penyelesaian masalah pada jalur hukum. "Penyelesaian harus dilakukan secara adil dan bermartabat," kata Ilham.

Demi menjamin keadaan tetap kondusif pascaperjanjian damai antarkedua belah pihak pada Rabu (29/9/2010) malam, pihak keamanan juga diminta menolak kehadiran unsur-unsur dari luar Tarakan yang tidak bertanggung jawab yang malah akan memperkeruh suasana. "Penyelesaian harus dilakukan oleh warga Tarakan sendiri," katanya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau