Rute Terjauh 416 Km Uji Ketahanan Mesin dan Rem

Kompas.com - 02/10/2010, 20:08 WIB

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Turing New Honda Mega Pro membelah Pulau Jawa memasuki etape yang dimulai dari Hotel Bahari Inn, Tegal, Sabtu (2/10/2010) yang dilepas pukul 08.11 WIB. Rute menuju Madiun, Jawa Timur menjadi yang terberat karena menempuh jarak 416 km dan tercatat sebagai yang terpanjang dari total 1.277 km "New Brotheroad Mega Pro Perjalanan Street Fighter Sejati".

Melintasi Petarukan, Jawa Tengah, karakteristik jalan standar berupa jalur lurus dengan permukaan jalan tak rata. Sesekali memang ada lubang, tapi tak membuat rombongan terhenti. Pemandangan sawah nan hijau kekuningan seakan menjadi penyemangat. Ditambah terik matahari mulai menyengat kala masuk Pemalang pada pukul 09.39 hingga Pekalongan dan sampai Batang.

Kala memasuki Alas Roban, pendekar New Mega Pro diperkenankan membetot grip gas. "Tarikannya cukup responsif, mulai dari gigi satu sampai lima, semuanya penuh tenaga. Saya sempat menyentuh angka 125 km per jam," ujar Umar dari Honda Mega Pro Club (HMPC) Semarang, hari ini.

Rombongan kemudian tiba di Semarang pukul 11.01 WIB, langsung disambut oleh kemacetan di Jalan Siliwangi. Berkat bantuan vorejder, rombongan pun sampai di pemberhemtiam pertama DP Mall untuk istirahat dan makan siang selama kurang lebih 60 menitan.

Setelah perut terisi penuh, turing dilanjutkan ke Yogyakarta dengan jarak tempuh 114 km. Kondisi jalur kali juga standar, tak ada tikungan, tanjakan, atau jalan rusak yang parah. Riders pun terlihat menikmati perjalanan. Meski relatif aman, sesekali pengendara harus siap mengerem kala mendadak kendaraan di depan berhenti.

Nah, untungnya Honda membekali New Mega Pro dengan fitur pengereman cakram ganda. Kemampuan pengereman menjadi vital dalam sebuah kendaraan bermotor terkait dengan keamanan.

"Rem cakram belakang yang ada sangat membantu performa pengereman. Saya tadi lari 80-90 km per jam dan bisa mengerem sempurna hanya dalam jarak 8 meter dari posisi kendaraan di depan, jarak aman" ujar Edo Rusianto, Blogger dari Jakarta.

Rombongan sampai di Yogyakarta pukul 15:30 WIB. Setelah mendapat istirahat sejenak dan dilakukan penggantian 10 riders baru anggota HMPC Chapter Kota Pelajar.

Baru jalan 15 menit dari lokasi kumpul di McDonald, Jalan Jenderal Sudirman hujan kembali turun. Setelah mengenakan jas hujan, rombongan kemudian melanjutkan perjalanan menuju Madiun melalui beberapa daerah antara lain Prambanan, Klaten, Kertosuro, Solo, Sragen, Mentingan Ngawi dan Masopati.

Diprediksi, riders akan tiba di Madiun pukul 20:16 WIB dan beristirahat di Hotel Merdeka, Jalan Pahlawan 42, Madiun.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau