YEONNAM, KOMPAS.COM - Kecemasan penggemar F1 di Korea Selatan hilang begitu delegasi keselamatan FIA Charlie Whiting meninjau sirkuit Yeonnam telah memenuhi syarat. Berarti, negeri Ginseng itu akan menjadi tuan rumah jet darat untuk pertama kali yang dilaksanakan pada 24 Oktober mendatang.
Padahal, beberapa minggu belakangan muncul keraguan mengenai penyelenggaraan balapan. Karena, sampai hari pelaksanaannya diperkirakan finishingnya tidak kelar.
Dari hasil pemeriksaan Charlie Whiting selama dua hari (11-12 Oktober), FIA akan memberi lisensi untuk sirkuit. "Kondisi sirkuit sangat memuaskan. Saya akan mengneluarkan izin melalui KARA," ungkap Charlie melalui keterangan resmi yang dikeluarkan panitia penyelenggara.
Promotor balapan, Yung Cho Chung mengatakan bahwa dirinya pertama kali menjalankan GP F1 Korea untuk kepentingan yang besar dalam olahraga bagi bangsa Korea. "Kami sangat senang semua pekerjaan telah rampung dan bisa ditinjau oleh FIA. Kami akan bergabung seluruh Korea untuk menyukseskan F1 ke sirkuit internasional untuk pertama kali.
Korea International Circuit memiliki pan jang 5,615 km dibangun dengan standar tertinggi dan menjadi pusat motorsport di negeri tersebut. Dari panjang total trek, yang permanen hanya 3 km, sedang sisanya merupakan elemen jalanan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang