KOMPAS.com - Valentino Rossi tampil impresif di dua seri terakhir, sehingga memunculkan spekulasi "The Doctor" batal naik meja operasi untuk menyembuhkan cedera pahunya. Tetapi pebalap Fiat Yamaha ini dengan cepat menepis, dan mengatakan bahwa tindakan itu (operasi) akan tetap dilakukan.
Sebelumnya, Rossi dikabarkan akan lebih cepat mengakhiri kompetisi MotoGP 2010 ini lantaran cedera tersebut sangat mengganggu. Usai hasil buruk di GP Aragon, Spanyol, bulan lalu, di mana dia finis di posisi enam, membuat Rossi semakin membulatkan tekadnya untuk segera operasi, karena dia merasa sangat tidak kompetitif lagi.
Namun rencana naik meja operasi ini mulai kabur seiring penampilannya yang memukau di dua seri terakhir. Setelah memenangi pertarungan melawan rekan setimnya, Jorge Lorenzo, dalam perebutan podium nomor tiga di Motegi, Jepang, Rossi kembali meraih hasil maksimal dengan menjadi juara di Sepang, Malaysia, akhir pekan lalu. Padahal, di Sepang, dia sempat terpuruk di urutan 11, tetapi akhirnya bisa meraih podium pertama.
Tak heran, muncul anggapan bahwa Rossi tak merasakan lagi sakit pada bahu, akibat kecelakaan latihan motocross bulan April lalu. Tetapi peraih tujuh gelar juara dunia kelas premier ini langsung menepisnya dan mengatakan, dirinya akan menjalani operasi pada bulan November.
"Ketika anda memiliki adrenalin untuk bertarung memperebutkan kemenangan di Sepang atau bertarung seperti di Motegi, rasa sakit di bahuku nyaris hilang. Tetapi jika saya tidak melakukan operasi, bahu ini akan tetap menghadirkan masalah, baik secara mental maupun fisik," ujar juara dunia sembilan kali balap motor ini.
"Mungkin saya bisa menahannya selama beberapa trek, tetapi di trek-trek lain, saya akan mendapatkan masalah. Untuk tahun depan, saya ingin berada dalam kondisi 100 persen, sehingga saya harus menjalani operasi. Saya harus mengatasi persoalan ini, karena dengan kondisi sekarang anda tidak pernah tahu apa yang akan terjadi," pungkas Rossi, yang musim depan akan membela tim Ducati.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang