Komite sekolah

Citra Komite Sekolah Semakin Buruk

Kompas.com - 16/10/2010, 11:38 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Saat ini citra Komite Sekolah terancam buruk di dunia pendidikan. Banyak kasus membuktikan kuatnya dugaan, bahwa Komite Sekolah ikut bekerjasama dengan kepala sekolah untuk mengintimidasi guru-guru atau orang tua murid yang kritis soal transparansi pengelolaan keuangan di sekolah atau Anggaran Pendapatan Belanja Sekolah (APBS).

“Padahal di tiap Sekolah sudah ada peraturan tertulis mengenai job desk kepala sekolah, komite sekolah, guru, dan lain-lain. Tiap peranan memiliki aturan kerja masing-masing dan tidak boleh mencampuri urusan orang lain,” imbuh Bambang Sutomo, Ketua Forum Komite Sekolah DKI Jakarta, Jumat (15/10/2010), dalam Lokakarya Ujian Nasional (UN) di Jakarta.

Terkait itu, Bambang menambahkan, tentunya peraturan tertulis di tiap sekolah berbeda-beda. “Tidak boleh mengeluarkan guru seenaknya, sama saja dengan tidak boleh mengeluarkan peserta didik lantaran tidak mampu membayar uang sekolah,” tegas Bambang.

Bambang juga menegaskan, fungsi Komite Sekolah adalah menjadi mitra sekolah. Komite Sekolah, kata dia, adalah partner sekolah, bukan kepanjangan tangan kepala sekolah.

Sebelumnya diberitakan di Kompas.com, sebanyak 12 guru SMAN Rintisan Sekolah Berstandar Internasional (RSBI) 1 Purwakarta, Jawa Barat, mengalami mutasi massal secara sewenang-wenang  yang dilakukan oleh kepala sekolah karena mengkritisi uang dana sumbangan pendidikan (DSP) yang diberikan oleh para orang tua murid. Selain itu, guru SMAN 6 Jakarta juga diancam akan dimutasi lantaran mengkritisi transparasi keuangan di sekolahnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau