Formula 1

Renault Akui Sulit Kalahkan Mercedes

Kompas.com - 19/10/2010, 16:30 WIB

KOMPAS.com — Team Principal Renault, Eric Boullier, mengakui bahwa mereka tetap kesulitan untuk mengalahkan Mercedes GP dalam perburuan peringkat empat klasemen konstruktor Formula 1 2010. Meskipun demikian, Boullier tetap menaruh harapan agar tim yang bermarkas di Enstone tersebut tetap bertarung hingga akhir musim.

Balapan F1 2010 tersisa tiga seri lagi dan Renault berada di urutan kelima dengan poin terpaut 43 dari rival terdekatnya itu. Jika ingin menggeser Mercedes, maka Renault tak punya pilihan selain tampil agresif di Korea, Brasil, dan Abu Dhabi sehingga bisa berada di belakang tiga tim (Red Bull Racing, Ferrari, dan McLaren) yang sedang bertarung mengejar gelar juara dunia.

Adalah kehilangan poin vital dengan gagal mencetak angka di Jepang yang membuat Renault semakin kesulitan untuk mewujudkan ambisinya mengejar Mercedes. Boullier mengakui hal tersebut, walaupun masih tetap menyimpan sedikit asa lantaran masih ada kemungkinan terjadi hal-hal di luar dugaan.

"Dengan hanya tersisa tiga seri balapan, kami sekarang sudah sulit untuk naik lagi. Namun, ini adalah F1 dan segala sesuatu bisa saja terjadi," ujarnya. "Kami sangat menghormati Mercedes sebagai kompetitor. Mereka merupakan tim juara bertahan dan juga sudah tangguh di putaran kedua. Di sana mereka menggunakan kesempatan yang ada dengan semaksimal mungkin."

"Namun, meskipun kami tak mampu melewatinya, kami tetap senang dengan prestasi tahun ini. Dari poin rendah 20 bulan lalu, kami adalah tim dengan perubahan paling banyak pada tahun 2010, dan di putaran kedua kami sudah bertarung untuk memperebutkan posisi di grid depan. Itu adalah penghargaan terhadap kualitas orang yang ada di Enstone."

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau