Oleh PRASETYO EKO P
Pemecahan rekor, kejadian dramatis, dan gol-gol indah di kancah Liga Champions pekan ini nyaris tertutupi ”opera sabun” yang tengah berlangsung di Old Trafford. Bukannya fokus soal laga, hampir seluruh pelatih klub papan atas Eropa harus menjawab pertanyaan dari media, ”Apakah Anda ingin membeli Wayne Rooney?”
Semua berawal saat Sir Alex Ferguson, Pelatih Manchester United, mengungkapkan fakta yang mengejutkan dalam jumpa pers menjelang laga melawan Bursaspor di Old Trafford: Rooney ingin hengkang! Rooney beralasan, keinginannya untuk meninggalkan Old Trafford didasari kurangnya ambisi MU, yang ditandai dengan minimnya pembelian pemain top untuk menggantikan talenta seperti Cristiano Ronaldo dan Carlos Tevez.
Krisis keuangan akibat utang yang menumpuk, sekitar 700 juta poundsterling (Rp 9,8 triliun), memang membuat MU sulit berinvestasi pada tim meski hal itu selalu dibantah Ferguson. Berita mengejutkan itu segera tersebar ke seluruh penjuru Eropa saat klub-klub papan atas juga tengah bersiap menjalani pertandingan menentukan di sejumlah kota. Rooney, meski saat ini performanya tengah menurun, tidak diragukan lagi adalah salah satu penyerang terbaik dunia sehingga menjadi mimpi setiap klub untuk mendapatkannya.
Di Madrid, kekaguman dan mimpi Jose Mourinho untuk mendapatkan Rooney lebih banyak mendapat sorotan daripada persiapan menghadapi AC Milan. Kolega dan rival Mourinho, Pelatih Barcelona Pep Guardiola, mengungkapkan kekagumannya kepada striker berusia 24 tahun itu saat ditanya soal Rooney menjelang persiapan melawan FC Kopenhagen. Pertanyaan yang sama juga diajukan kepada Pelatih Chelsea Carlo Ancelotti yang tengah bertandang ke Spartak Moskwa.
Beruntung, babak penyisihan grup pekan ini menyajikan pertarungan indah dan dramatis untuk sejenak melupakan ”opera” di Old Trafford yang dipastikan bakal berlarut-larut hingga Ferguson menyelesaikan perbedaannya dengan Rooney. Pada pertandingan Selasa di Santiago Bernabeu, Cristiano Ronaldo mencetak satu gol dari tendangan bebas dan memberikan satu assist kepada Mesut Oezil saat Real Madrid, juara sembilan kali Liga Champions, menang 2-0 atas juara tujuh kali, Milan.
Chelsea menunjukkan kematangan mereka dengan mengalahkan tuan rumah Spartak, 2-0, lewat gol Yuri Zirkhov dan Nicolas Anelka. Arsenal tampil brilian di kandang sendiri dengan mencatatkan rekor kemenangan terbesar, 5-1, atas Shakhtar Donetsk.
Finalis musim lalu, Bayern Muenchen, nyaris dipermalukan oleh Clujz sebelum akhirnya menang 3-2. Bayern menang karena dua gol bunuh diri pemain lawan. Kejutan terbesar pada laga Selasa adalah takluknya tuan rumah AS Roma oleh tim Basel, 1-3. Kemenangan membuat Madrid, Chelsea, Arsenal, dan Bayern semakin dekat ke fase knock out. Mereka memimpin grup masing-masing dengan perolehan poin sempurna dari tiga laga.
Masih diwarnai berita dari Old Trafford, kali ini soal jawaban Rooney atas jumpa pers Ferguson, laga Rabu juga memunculkan pertarungan dramatis dan pemecahan rekor. Juara bertahan Inter Milan nyaris menyia-nyiakan keunggulan empat gol sebelum bertahan dengan kemenangan 4-3 atas 10 pemain Tottenham Hotspur di Grup A. Kapten Inter, Javier Zanetti, menjadi pencetak gol tertua di Liga Champions pada usia 37 tahun 71 hari saat mencetak gol pertama Inter ke gawang Spurs.
Barcelona juga memetik kemenangan, mengalahkan Kopenhagen, 2-0, lewat dua gol Lionel Messi di Grup D. Kemenangan itu membawa Inter dan Barca menguasai grup masing-masing dengan poin tujuh dari tiga laga.
Laga bersejarah lainnya terjadi saat Raul mencetak dua gol untuk membawa Schalke meraih kemenangan 3-1 atas Hapoel Tel Aviv. Dua gol Raul itu membuatnya menyamai rekor 69 gol di Eropa Gerd Mueller yang telah bertahan selama 33 tahun.
Di Old Trafford, MU mengalihkan perhatian dari Rooney untuk mengalahkan klub Turki, Bursaspor, 1-0. Tidak diperkuat Rooney yang cedera, Ferguson tetap memilih mengistirahatkan sejumlah pemain pilar, tetapi mereka tetap menunjukkan superioritas dengan gol kemenangan yang dicetak Nani pada menit kesembilan. MU kini memiliki tujuh poin dari tiga laga, unggul dua poin dari Rangers di Grup C.
Gelandang Maurice Edu mencetak dua gol lewat sundulan, satunya ke gawang sendiri saat Rangers bermain imbang 1-1 melawan Valencia. Dari Grup B, striker Jimmy Briand mencetak gol pertamanya di Liga Champions dan Lisandro Lopez menambah satu gol lagi untuk membawa Lyon mempertahankan rekor sempurna di Grup B.