SLEMAN, KOMPAS.com — Akses menuju ke kawasan wisata Kaliurang dan daerah-daerah rawan bahaya utama di kaki selatan Gunung Merapi ditutup sejak Senin (25/10/2010) pukul 10.00 WIB. Penutupan terutama dilakukan di pertigaan Km 20 dan perempatan Dusun Boyong, Sleman, dari arah bawah ke Kaliurang.
Upaya ini dilakukan menyusul peningkatan status Merapi dari waspada ke awas pada pukul 06.00. Sejak dini hari hingga pagi tadi sekitar pukul 08.00, cuaca di kawasan puncak cerah, dan puncak gunung terlihat sangat jelas.
Kedua titik lokasi penutupan itu dijaga warga, petugas Polsek Pakem, dan aparat pemerintahan setempat. Penutupan dilakukan terbatas untuk warga dari luar, pengunjung tempat wisata. Kendaraan roda empat, kecuali berizin khusus, dilarang masuk.
Suasana di Kaliurang relatif sepi karena semua losmen, hotel, dan tempat penginapan kosong. Warga setempat berjaga-jaga di lorong-lorong kampung dan bersiap mengungsi jika sudah ada perintah. Siang ini kaum lansia dan bayi balita akan diungsikan lebih dulu ke tempat aman.
Bupati Sleman Sri Purnomo siang ini akan melakukan peninjauan maraton ke barak-barak pengungsian di Pakem, Turi, dan seputar wilayah Cangkringan. Sementara itu, dari Pos Pengamatan Merapi di Kaliurang, puncak Merapi sekitar pukul 10.30 ini tak terlihat karena tertutup kabut tebal. (Tribun Jogja/Setya Krisna Sumargo)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang