SERANG, KOMPAS.com - Nelayan yang biasa mencari ikan di perairan Selat Sunda diimbau tidak melaut di perairan dekat Anak Gunung Krakatau. Selain faktor aktivitas Anak Gunung Krakatau, imbauan ini juga dikeluarkan menimbang cuaca buruk yang belakangan kerap terjadi.
"Semua perlu terus waspada. Disarankan agar nelayan tidak melaut dekat-dekat Anak Gunung Krakatau. Apalagi belakangan ini cuaca sering buruk, gelombang juga kerap tiba-tiba tinggi dan susah ditebak," kata Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, ketika dihubungi Jumat (29/10/2010).
Penuturan Salma, Anak Gunung Krakatau dapat ditempuh selama sekitar 3 jam dengan menggunakan perahu cepat berkekuatan 2 PK dari Pantai Carita, Pandeglang.
Pada kondisi cerah, Anak Gunung Krakatau dapat terlihat dari pesisir Carita maupun Pasauran.
Namun pada Jumat sore, kondisi Anak Gunung Krakatau tidak terlihat dari pesisir Carita karena kondisi cuaca yang mendung.
"Selain mendung, hujan juga kerap turun sehingga menghalangi pandangan ke arah (Anak Gunung) Krakatau," kata Agus, seorang warga.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang