YOGYAKARTA, KOMPAS.com — Berbagai spanduk, bendera instansi, organisasi, ataupun elemen masyarakat masih terpasang di berbagai lokasi di kawasan bencana erupsi Merapi, Selasa (2/11/2010). Padahal, Gubernur Provinsi DI Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X telah meminta spanduk atau bendera itu diturunkan.
Pantauan Kompas.com, spanduk berbagai provider telepon seluler, merek salah satu minuman, hingga instansi pemerintah masih terpasang dan memenuhi di pinggir-pinggir jalan di sekitar barak pengungsian Umbulharjo, Sleman, layaknya pagelaran musik.
Pemandangan serupa terlihat di barak pengungsian Kepuharjo, Sleman. Bendera dua partai politik terbesar di Indonesia, spanduk produk makanan dan minuman, merek sepeda motor, hingga instansi pemerintah terpasang di sekitar barak. Di barak itu juga terpasang spanduk besar ucapan selamat datang untuk pimpinan salah satu partai politik hingga pimpinan DPR.
Menurut Gubernur, penurunan spanduk atau bendera itu agar masyarakat yang telah jadi korban tidak merasa dimanfaatkan.
"Sebaiknya semua bendera yang dipasang Merah Putih saja. Kalau bukan bendera Merah Putih, lebih baik bendera itu diturunkan," katanya di posko utama penanggulangan bencana alam Kabupaten Sleman, Senin kemarin.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang