City Dikudeta Poznan

Kompas.com - 05/11/2010, 02:51 WIB

POZNAN, KOMPAS.com - Manchester City menyerah 1-3 kepada Lech Poznan pada matchday keempat penyisihan Grup A Liga Europa, di Stadion Stadion Miejski, Kamis (4/11/2010). Poznan pun duduk di puncak klasemen dengan koleksi tujuh poin, menggantikan City, yang hanya kalah produktivitas gol.

Bermain sebagai tamu, City sempat mengusai pertandingan dan konsisten melepaskan ancaman. Penyelesaian akhir mereka juga cukup bagus. Bahwa mereka sulit mengubah peluang menjadi gol, itu karena performa prima kiper Jasmin Buric.

Pada menit ke-18 dan ke-20, misalnya, City menciptakan dua peluang gol melalui Adebayor dan Boyata. Namun, sementara eksekusi Adebayor melenceng, tembakan Boyata mentah di tangan  Buric.

Setelah melewati menit ke-23, tuan rumah menggeliat bangkit. Mereka bermain semakin agresif mengejar dan merebut bola dan setelah menguasainya, mereka melancarkan serangan.

Berbeda dari City, yang penuh perhitungan dan bertele-tele, Poznan sebisa mungkin mengakhiri serangan dengan eksekusi, meski posisi penguasa bola terakhir tak sangat bagus.

Meski begitu, mereka mampu unggul lebih dulu melalui Injac pada menit. Memanfaatkan bola yang dibuang Patrick Vieira dengan tidak sempurna, ia menembakkan bola masuk gawang Shay Given.

Setelah gol itu, Poznan melanjutkan permainan agresif dan lugas mereka. Namun, City tak mau mengambil risiko dan mengendurkan intensitas serangan dan meningkatkan disiplin pemain belakang.

Dengan perubahan itu, City bisa kembali merebut kendali permainan, meski untuk itu mereka mengurangi intensitas serangan mereka.

Melihat usahanya tak membuahkan gol sampai turun minum, Roberto Mancini menarik Shaun Wright-Phillips dan memasukkan David Silva di awal babak kedua.

Perubahan itu membuat alur serangan City kembali naik, dengan tidak melemahkan kualitas pertahanan. Sejumlah aksi sol Silva mampu merusak benteng tuan rumah.

Puncaknya terjadi ketika sebuah pergerakan Silva pada menit ke-50 berujung sebuah tembakan akurat yang sayangnya hanya membuahkan tendangan sudut. Namun, berkat itu pula, City mampu menyamakan kedudukan.

Sepak pojok itu dieksekusi oleh James Milner. Ia kemudian mengirim bola langsung ke kotak penalti dan ditanduk Adebayor ke gawang lawan. Buric berhasil menepisnya, namun bola kembali kepada Adebayor yang langsung mengempaskannya ke gawang tuan rumah.

Kedudukan imbang yang berarti terbukanya peluang bagi keduanya untuk menang, melambungkan moral kedua tim. Pertandingan pun semakin sengit, karena kedua kubu sama-sama menambah tempo dan intensitas serangan.

Setelah sejumlah perebutan bola plus eksekusi yang tak berbuah gol, Poznan akhirnya merebut kembali keunggulan mereka melalui Manuel Arboleda pada menit ke-86. Memanfaatkan bola liar hasil tendangan bebas Krivets yang dibuang Boyata dengan tidak sempurna, Arboleda menanduk bola masuk gawang Given.

Tak mau kehilangan momen, Poznan terus menjaga intensitas serangan mereka. Hasilnya, menjelang akhir laga, mereka berhasil mendulang gol ketiga dari Mateusz Mozdzen. Menguasai bola sejauh sekitar 25 meter dari gawang City, ia memutuskan menembakkannya dan ternyata berhasil menjebol gawang tim tamu.

Selama 90 menit, Poznan menguasai bola sebanyak 47 persen dan melepaskan tujuh tembakan akurat dari 12 usaha. Adapun, City menciptakan tujuh peluang emas dari sebelas percobaan. (*) Susunan pemain: Poznan: 30-Jasmin Buric; 3-Ivan Djurdjevic, 19-Bartosz Bosacki, 23-Marcin Kikut, 5-Manuel Arboleda, 5-Luis Henriquez; 10-Sergei Krivets, 21-Dimitrije Injac (8-Jacek Kielb 52), 14-Semir Stilic (32-Mateusz Mozdzen 62), 17-Slawomir Peszko (7-Jakub Wilk 73); 16-Artjoms Rudnevs City: 1-Shay Given; 19-Joleon Lescott, 3-Wayne Bridge (13-Aleksandar Kolarov 70), 2-Micah Richards, 5-Pablo Zabaleta, 38-Dedryck Boyata; 8-Shaun Wright-Phillips (21-David Silva 46), 24-Patrick Vieira, 7-James Milner (4-Vincent Kompany 78), 11-Adam Johnson; 9-Emmanuel Adebayor

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau