JAKARTA, KOMPAS.com — Bagi Anda yang hendak memberikan barang bantuan untuk korban letusan gunung Merapi di Yogyakarta dan sekitarnya, PT Kereta Api menyiapkan posko bantuan pengangkutan barang secara gratis di Stasiun Pasar Senen mulai Sabtu (6/11/2010).
Gerbong gratis ini disiapkan PT KA untuk memudahkan distribusi bantuan barang kepada korban letusan Gunung Merapi. Selanjutnya, bantuan barang yang telah terkumpul akan diangkut dengan tiga kereta api dari Stasiun Pasar Senen.
Ketiga kereta api tersebut adalah KA Senja Utama Yogyakarta tujuan Yogyakarta berangkat pukul 19.30 WIB, KA Senja Utama Solo tujuan Solo berangkat pukul 20.00 WIB, dan KA Fajar Utama Solo tujuan Solo berangkat pukul 06.45 WIB. Tiap-tiap kereta akan menggandeng satu gerbong barang.
Menurut Manajer Humas PT KA Daerah Operasi I Jakarta Mateta Rijalulhaq, kegiatan ini adalah bentuk kepedulian dari PT KA terhadap para korban Gunung Merapi di Yogyakarta dan sekitarnya.
“Kami yakin, saat ini angkutan kereta api sangat dibutuhkan untuk mengangkut bantuan dengan jumlah besar dan cepat karena angkutan udara saat ini mengalami gangguan cuaca dan angkutan darat lainnya mengalami gangguan kemacetan di jalan raya,” ujar Mateta dalam siaran pers PT KA Daops I Jakarta.
Lebih lanjut, Mateta mengatakan, angkutan gratis hanya diperuntukkan bagi barang. Adapun relawan yang ingin ke lokasi bencana tetap diharuskan membeli tiket.
Setibanya di Yogyakarta, bantuan barang tersebut akan dikumpulkan pada posko bencana alam di Stasiun Yogyakarta. Selanjutnya, bantuan akan disalurkan kepada para korban yang membutuhkan.
Mateta mempersilakan berbagai instansi, baik pemerintah, swasta, maupun lembaga swadaya masyarakat, memanfaatkan layanan pengiriman barang gratis yang akan dilaksanakan mulai Sabtu ini.
Bagi relawan yang ingin mengirimkan bantuannya dapat datang langsung ke posko bencana yang berada di Stasiun Pasar Senen. Petugas akan mendata asal bantuan, jumlah, dan nama pengirim bantuan.
“Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan gerbong barang ini untuk membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan di tempat pengungsian,” ujar Mateta. (Tribunnews/Abdul Qodir)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang