Bantuan merapi

PT KA Sediakan Gerbong Gratis

Kompas.com - 06/11/2010, 14:42 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Bagi Anda yang hendak memberikan barang bantuan untuk korban letusan gunung Merapi di Yogyakarta dan sekitarnya, PT Kereta Api menyiapkan posko bantuan pengangkutan barang secara gratis di Stasiun Pasar Senen mulai Sabtu (6/11/2010).

Gerbong gratis ini disiapkan PT KA untuk memudahkan distribusi bantuan barang kepada korban letusan Gunung Merapi. Selanjutnya, bantuan barang yang telah terkumpul akan diangkut dengan tiga kereta api dari Stasiun Pasar Senen.

Ketiga kereta api tersebut adalah KA Senja Utama Yogyakarta tujuan Yogyakarta berangkat pukul 19.30 WIB, KA Senja Utama Solo tujuan Solo berangkat pukul 20.00 WIB, dan KA Fajar Utama Solo tujuan Solo berangkat pukul 06.45 WIB. Tiap-tiap kereta akan menggandeng satu gerbong barang.

Menurut Manajer Humas PT KA Daerah Operasi I Jakarta Mateta Rijalulhaq, kegiatan ini adalah bentuk kepedulian dari PT KA terhadap para korban Gunung Merapi di Yogyakarta dan sekitarnya.

“Kami yakin, saat ini angkutan kereta api sangat dibutuhkan untuk mengangkut bantuan dengan jumlah besar dan cepat karena angkutan udara saat ini mengalami gangguan cuaca dan angkutan darat lainnya mengalami gangguan kemacetan di jalan raya,” ujar Mateta dalam siaran pers PT KA Daops I Jakarta.

Lebih lanjut, Mateta mengatakan, angkutan gratis hanya diperuntukkan bagi barang. Adapun relawan yang ingin ke lokasi bencana tetap diharuskan membeli tiket.

Setibanya di Yogyakarta, bantuan barang tersebut akan dikumpulkan pada posko bencana alam di Stasiun Yogyakarta. Selanjutnya, bantuan akan disalurkan kepada para korban yang membutuhkan.

Mateta mempersilakan berbagai instansi, baik pemerintah, swasta, maupun lembaga swadaya masyarakat, memanfaatkan layanan pengiriman barang gratis yang akan dilaksanakan mulai Sabtu ini.

Bagi relawan yang ingin mengirimkan bantuannya dapat datang langsung ke posko bencana yang berada di Stasiun Pasar Senen. Petugas akan mendata asal bantuan, jumlah, dan nama pengirim bantuan.

“Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan gerbong barang ini untuk membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan di tempat pengungsian,” ujar Mateta. (Tribunnews/Abdul Qodir)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau