JAKARTA, KOMPAS.com - Maskapai Garuda Indonesia sejauh ini belum menghentikan operasinya di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Cengkareng. Penegasan tersebut diungkapkan oleh Humas Garuda Indonesia Pujobroto dalam keterangannya Sabtu (6/11/2010).
Pujo menyampaikan hal tersebut terkait penundaan penerbangan yang dilakukan oleh sejumlah maskapai asing yang khawatir akan dampak debu letusan Gunung Merapi. Tercatat setidaknya 13 maskapai asing yang membatalkan penerbangannya baik yang menuju maupun keberangkatan dari Bandara Soekarno-Hatta.
"Sejauh ini tidak ada "notam" (notice to airman) dari otoritas penerbangan yang berwenang yang menyatakan Bandara Sokarno Hatta terkena debu, sehingga tidak dapat dilaksanakan kegiatan penerbangan. Maka, Garuda akan melaksanakan kegiatan penerbangannya," ungkap Pujobroto melalui pesan singkat kepada KOMPAS.com.
Berkaitan dengan penerbangan ke luar negeri dari bandara Soekarno Hatta Cengkareng, lanjut Pujo, saat ini Garuda Indonesia secara terus menerus dari jam ke jam memonitor kondisi dan situasi sebaran abu vulkanik.
Pemantauan, lanjut Pujo dilakukan secara faktual bukan hanya berdasarkan ramalan, dan Garuda juga mengacu kepada notam atau pemberitahuan kepada airline menyangkut kegiatan operasional penerbangan dari otoritas penerbangan yang berwenang.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang