Korban merapi

Warga Patungan Sewa Alat Berat Rp 5 Juta

Kompas.com - 08/11/2010, 14:40 WIB

SLEMAN, KOMPAS.com — Warga Dusun Gondanglegi, Desa Wedomartani, Kecamatan Ngemplak, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, berswadaya menyewa alat berat untuk membersihkan aliran Sungai Kuning yang melintas di wilayah tersebut dari lahar dingin Gunung Merapi yang mengendap di sungai itu.

"Sejak banjir lahar turun beberapa waktu lalu hingga saat ini timbunan material lahar dingin dan sampah pepohonan ataupun kayu yang hanyut telah menyumbat dam dan telah menyentuh bibir atas jembatan," kata pemuka dusun setempat, Sarjiono, Senin (8/11/2010).

Menurut dia, karena warga merasa terancam banjir lahar dingin akan meluap ke perkampungan,  mereka kemudian bergotong royong membersihkan aliran Sungai Kuning.

Namun, karena selama tiga hari tidak membuahkan hasil yang optimal serta kiriman material dan sampah terus terjadi,  warga kemudian berinisiatif untuk menyewa alat berat.

"Setelah kemarin kami melakukan rembuk kampung diputuskan untuk menyewa alat berat guna membersihkan aliran sungai. Dari situ, warga juga sepakat untuk swadaya dan tidak menunggu bantuan dari pemerintah," katanya.

Ia mengatakan, warga yang memiliki simpanan cukup uang dikumpulkan untuk menyewa alat berat Rp 5 juta per hari.

"Kami baru mampu untuk menyewa alat berat selama satu hari, mudah-mudahan dalam satu hari ini mampu untuk mengeruk dam dan membersihkan aliran sungai di bawah jembatan sehingga air dan lahar dapat mengalir lancar," katanya.

Sarjiono mengatakan, jika lahar dingin ini tidak dibersihkan, maka ada sekitar 90 kepala keluarga yang terancam luapan banjir lahar dingin yang dikhawatirkan dapat merusak rumah dan ladang serta pertanian milik warga.

"Kami tidak mau menunggu sampai ada korban. Untuk itu kami segera mengambil keputusan untuk mengeruk dasar sungai agar air tidak meluap ke perkampungan," katanya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau