Pascatsunami mentawai

Tifatul: Komunikasi ke Mentawai Lancar

Kompas.com - 08/11/2010, 16:21 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com- Menkominfo Tifatul Sembiring mengatakan, komunikasi di Mentawai pascagempa dan tsunami 25 oktober lalu sudah pulih kembali.

Demikian siaran pers yang diterima Kompas dari Tifatul yang sedang berkunjung ke Mentawai, Senin (8/11/2010) bersama rombongan operator telekomunikasi dan industri televisi, termasuk juga Gubernur Sumbar Irwan Prayitno.

"Alhamdulillah, sistem komunikasi sudah berjalan baik. Kalau ada yang bertanya mengapa hanya Telkom dan Telkomsel yang bisa, ya memang sejak semula yang pasang BTS di Mentawai adalah mereka," ujar Tifatul.

Namun, Menkominfo menyatakan, untuk wilayah blank spot seluler, Kementrian Kominfo sudah mengirim 37 telepon satelit sumbangan ITU dan menambah jaringan telepon USO sebanyak 47 titik diseluruh Kepulauan Mentawai.

Sebelum berangkat ke Mentawai, Kementrian Kominfo sempat mengadakan acara penggalangan dana dihadapan operator telekomunikasi dan televisi, sehingga terkumpul dana sekitar Rp 2 miliar. Helikopter yang membawa rombongan Menkominfo mendarat di Dusun Munai, Kecamatan Pagai Selatan. Mereka disambut penduduk dan sejumlah anak-anak yang ramai berkerumun. Seluruh bangunan yang ada rata dengan tanah. Kasur, bekas tempat tidur, dan alat-alat rumah tangga tampak berserakan.

Selanjutnya rombongan Menkominfo dan Gubernur masuk ke pedalaman desa Munai, sejauh lebih kurang 3 km. Di sana ada tenda pengungsi yang dibangun dengan seadanya.

Tifatul menyempatkan berdialog dengan korban tsunami. Seorang ibu menuturkan bahwa ia kehilangan 2 anak dan satu orang cucunya. Setelah mendapatkan keterangan dari Kepala Dusun Munai, rombongan melanjutkan perjalanan ke Sikakap, ibu kota kabupaten Kepulauan Mentawai. Tifatul dan rombongan kemudian mengunjungi beberapa pos pengungsi untuk menyampaikan bantuan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau