Prinsipal KIA Peduli Bencana Merapi

Kompas.com - 09/11/2010, 17:34 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Prinsipal mobil asal Korea Selatan, Kia Motors Corporation menjadi produsen otomotif pertama di dunia yang menyalurkan bantuannya untuk bencana meletusnya Gunung Merapi di Yogyakarta. Kia menyumbangkan dana senilai 100.000 dollar Amerika Serikat (AS) atau Rp890,2 juta melalui Palang Merah Indonesia.

Sumbangan ini langsung diberikan oleh Seonpi Choi, General Manager of Asian Operation Kia Motors Corporation Asia Pasific Regional yang terbang dari Korsel. Sumbangan diterima oleh Ketua Umum PMI Jusuf Kalla di Markas Pusat PMI, Gatot Subroto, Jakarta Selatan, hari ini (9/11/2010).

Direktur PT Kia Mobil Indonesia (KMI) Hartanto Sukmono mengatakan, Kia ingin turut serta berpartisipasi dalam membantu meringankan beban korban bencana di Yogyakarta. "Kami selalu berupaya bisa membantu semua bencana yang terjadi. Waktu Tsunami Aceh, kami juga turut serta memberi sumbangan," ujar Hartanto seusai menyerahkan bantuan.

Sementara itu, terkait layanan purna jual Kia di wilayah Yogyakarta dan Magelang, Hartanto menjelaskan jaringan yang ada di lokasi bencana untuk sementara ditutup. Bagi pemilik mobil Kia masih belum bisa datang ke bengkel atau pusat pelayanan sampai Gunung Merapi berhenti meletus.

"Kondisi masih belum kondusif. Seluruh kegiatan ekonomi lumpuh di Yogyakarta dan Magelang, sudah pasti berpengaruh ke kami juga. Tapi setelah kondisi kondusif tentu kami akan segera beroperasi kembali," beber Hartanto.

KMI, lanjutnya, berencana memberikan promo khusus untuk perawatan di wilayah Yogyakarta dan Magelang. "Tapi seperti apa bentuknya, masih belum kita tentukan," beber Hartanto.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau