YOGYAKARTA, KOMPAS -
Menurut Kepala Seksi Data dan Informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Yogyakarta Tonny Agus Wijaya, gempa dipastikan tidak berpengaruh pada aktivitas Gunung Merapi karena terjadi di perairan. ”Gempa tergolong wajar karena terjadi di pertemuan lempeng Indo-Australia dan Eurasia,” kata Tonny, kemarin.
Di Kota Yogyakarta, sejumlah warga tampak berkerumun di luar bangunan saat gempa terjadi. Namun, gempa tidak terasa oleh pengguna jalan yang sedang melintas.
Di Bantul, gempa membuat panik pengungsi di Jogjakarta Expo Center. Mereka berhamburan keluar ketakutan. Sejumlah pelanggan warung internet di Jalan Bantul Km 10 juga berhamburan.
”Tiba-tiba kursi bergerak sendiri. Saya langsung lari keluar sambil berteriak-teriak supaya dua adik saya segera keluar rumah,” kata Ninda, pelajar di kawasan Baturetno, Bantul.
Warga Bantul panik setiap gempa karena trauma dengan gempa besar tahun 2006 yang menewaskan ribuan orang. ”Gempa sekarang tak ada korban jiwa,” kata Subarda, Petugas Pusat Pengendali Operasi Kantor Kesatuan Bangsa, Politik, dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpolinmas) Bantul.
Terkait gempa tersebut, Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Badan Geologi (PVMBG) Surono menyatakan belum bisa memastikan apakah akan berdampak terhadap aktivitas Merapi. ”Nanti kita lihat. Kalaupun ada dampaknya tidak akan terasa langsung. Paling tidak butuh sehari untuk mengetahui,” katanya.
Mengenai aktivitas Merapi, Surono tidak banyak komentar. Meski intensitas aktivitas Merapi menurun dibandingkan hari sebelumnya, berbagai kemungkinan masih terbuka.
”Kami masih terus memantau aktivitas Merapi. Saya tidak mau menduga-duga, apakah masih akan ada letusan besar lagi atau tidak. Yang jelas, status masih Awas,” katanya.
Berdasarkan laporan PVMBG, sepanjang Selasa hingga
Dari pos Ketep, Kabupaten Magelang, suara gemuruh dilaporkan selalu terdengar dengan intensitas lemah hingga kuat dengan kemunculan sinar api dan guguran lava. Pada pukul 05.00 terlihat kolom asap setinggi 1,5 kilometer.