Kunjungan dipersingkat

Presiden Obama Batal ke TMP Kalibata

Kompas.com - 10/11/2010, 08:27 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Kunjungan Barack Husein Obama ke Taman Makam Pahlawan Kalibata dibatalkan. Obama mempersingkat kunjungannya dua jam lebih cepat, dari memberikan kuliah di Universitas Indonesia akan langsung menuju Bandara Halim Perdanakusuma.

"Iya, benar dibatalkan kunjungan ke Taman Makam Pahlawan-nya," kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Royke Lumowa, ketika dihubungi Kompas.com, Selasa (10/11/2010).

Saat ini, Obama dan rombongan masih berada di Masjid Istiqlal. Selanjutnya ke Universitas Indonesia dengan rute seperti yang dijadwalkan, dari Istiqlal, Obama akan melanjutkan perjalanan menuju Kampus UI Depok lewat Thamrin-Sudirman, lalu masuk Tol Dalam Kota menuju Tol Cawang masuk Tol JORR, keluar di Pintu Tol Lenteng Agung II lewat Tanjung Barat menuju UI.

Menurut Royke, Obama dan rombongan akan langsung meninggalkan Indonesia setelah memberikan kuliah singkat di Kampus UI. Di UI sendiri Obama direncanakan datang pada pukul 08.45 WIB. "Kira-kira satu jam, beliau berada di UI," kata Royke.

Nanti dari UI, Obama menuju Halim melalui Tol JORR.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau