Pemilukada tangsel

Tiga Calon Tak Punya Hak Pilih

Kompas.com - 12/11/2010, 20:21 WIB

TANGERANG, KOMPAS.com -  Komisi Pemilihan Umum Kota Tangerang mencatat sebanyak 732.195 warga yang masuk dalam DPT. Jumlah itu terdiri dari 365.407 orang pemilih wanita dan sisanya 366.787 orang adalah laki-laki. Sementara jumlah TPS sebanyak 1.890 lokasi.

Ketua KPU Tangsel Iman Perwira Bachsan mengatakan, tiga dari 8 orang calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangsel tidak bisa melaksanakan hak pilih karena mereka bukan tercatat sebagai warga Tangsel. Mereka adalah Benyamin Davnie (wakil Airin Rachmi Diany), Yayat Sudrajat (calon Wali Kota), dan Sulaeman Yasin (wakil Rodhiyah Najibahah). Ketiganya warga Kabupaten Tangerang dan Kota Tangerang.

 

Sementara lima calon lainnya akan melakukan hak pilihnya di berbagai lokasi TPS.

Rodhiyah Najibhah, TPS 12, Kelurahan Buaran, Serpong. Arsid, TPS 25, Kelurahan Benda Baru, Pamulang. Andre Taulany, TPS 25, Kelurahan Renggas, Ciputat Timur. Norodom Sukarno, TPS 1, Kelurahan Cipayung, Ciputat Timur. Airin Rachmi Diany, TPS 19, Kelurahan Pakulonan, Serpong Utara. 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau