TNI Kerahkan 5.991 Personel

Kompas.com - 13/11/2010, 10:06 WIB

YOGYAKARTA, KOMPAS.com — Untuk membantu warga yang menjadi korban letusan Gunung Merapi, TNI mengerahkan 5.991 personel sejak 5 November lalu. Mereka bertugas menyisir daerah bencana serta menjamin ketersediaan logistik di barak-barak pengungsian.

Brigjen TNI Syahiding selaku Komandan Satuan Tugas TNI Penanggulangan Gunung Merapi mengatakan, personel TNI yang bertugas menanggulangi letusan Gunung Merapi itu berasal dari seluruh unsur, yakni dari Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan Angkatan Udara. "Awalnya penanggulangan Gunung Merapi ditangani Kodam DIY dan Jawa Tengah. Namun, karena dampaknya semakin besar, maka dibentuk satuan tugas penanggulangan yang didukung seluruh unsur TNI," jelasnya, Sabtu (13/11/2010).

Menurut dia, ribuan personel tersebut tersebar di barak-barak pengungsian, baik di DIY maupun di Jawa Tengah. Setiap hari mereka melakukan patroli ke kawawan rawan bencana (KRB) guna menyisir kemungkinan adanya warga yang belum mau mengungsi. Di lokasi tersebut, mereka juga mengevakuasi jenazah, ternak, serta harta benda pengungsi yang tertinggal di wilayah tersebut.

Selain itu, mereka bertugas mengelola dapur umum di lokasi pengungsian. Mereka memasak, membungkus makanan, dan mendistribusikannya kepada pengungsi. Untuk mempercepat pekerjaan membungkus makanan, mereka memberdayakan para pengungsi perempuan yang masih sehat.

"Pukul 02.00, mereka sudah mulai masak untuk makan pagi para pengungsi. Pukul 05.00, makanan siap didistribusikan," tambahnya.

Satgas TNI Penanggulangan Gunung Merapi juga telah membuat sekitar 25 sumur serta fasilitas mandi cuci kakus (MCK) di sejumlah lokasi pengungsian. Fasilitas semacam itu perlu ditambah karena fasilitas MCK di sejumlah lokasi pengungsian sangat terbatas sehingga tidak bisa menampung ribuan pengungsi yang menginap di lokasi tersebut.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau