Arsenal ke Urutan Ke-2

Kompas.com - 15/11/2010, 04:33 WIB

LIVERPOOL, MINGGU - Dua gol Bacary Sagna dan kapten Cesc Fabregas mengantar Arsenal menang atas tuan rumah Everton, 2-1 (1-0), di Goodison Park, Minggu (14/11). Dua gol itu juga membawa ”The Gunners” ke urutan kedua klasemen Liga Inggris, menggeser Manchester United.

Kemenangan itu menjadikan Arsenal tim paling sukses sejauh ini dalam laga tandang. Dari tujuh laga tandang, tim asuhan Arsene Wenger itu mencatat 4 kali menang, 2 kali seri, dan sekali kalah. Rabu lalu, mereka juga menang 2-0 di kandang Wolverhampton Wanderers.

Menit-menit awal babak pertama berjalan membosankan. Tidak banyak peluang tercipta. Laga baru terasa menghangat pada menit ke-36 ketika tendangan keras Bacary Sagna menjebol gawang Everton.

Diawali tendangan keras Samir Nasri yang ditepis kiper Tim Howard, bola memantul dan dikuasai Andrei Arshavin. Pemain asal Rusia ini menyodorkan bola ke arah Sagna, yang dengan sekali gocekan langsung menghunjamkan tendangan keras dan mengoyak gawang Howard.

Serangan Arsenal lebih variatif dan tidak monoton berkat penampilan cemerlang lini tengah mereka yang ditempati kapten Cecs Fabregas, Jack Wilshere, Nasri, dan Arshavin.

Tiga menit setelah turun minum, Fabregas menggandakan kemenangan ”The Gunners” setelah menerima sodoran bola striker Marouane Chamakh. Menit ke-60, Nasri mendapat ruang tembak leluasa dan melepaskan tembakan keras, tetapi bola persis mengenai tubuh Howard.

Everton sendiri tidak pernah kendur menyerang, terutama lewat gelandang kanan Seamus Coleman yang gencar melontarkan umpan-umpan silang. Tim Cahill juga mendapat peluang saat bola sundulannya melebar.

Menit ke-84, Steven Pienaar menceploskan tendangan keras, tetapi persis mengarah ke tubuh kiper Arsenal, Lukasz Fabianski. Cahill mempertipis kekalahan Everton lewat gol dua menit jelang bubar. Bagi Everton, kekalahan ini kemunduran besar. Rabu lalu, mereka ditahan 1-1 saat menjamu Bolton.

Liverpool terpuruk lagi

Sementara itu, pada laga Sabtu, Liverpool kembali menelan kekalahan setelah dilumat tuan rumah Stoke City, 0-2. Dua gol itu dicetak di babak kedua oleh Ricardo Fuller dan Kenwyne Jones. Penampilan tim Roy Hodgson jauh di bawah performa saat menyikat Chelsea, 2-0, pekan lalu.

Bukan hanya kekalahan, mereka juga dihadapkan pada cedera striker Fernando Torres. Gelandang Lucas juga diusir keluar. Sedemikian kecewanya, suporter Liverpool melantunkan nyanyian menyebut nama Kenny Dalglish, salah satu legenda Liverpool yang dianggap mampu menyelamatkan klub itu dari keterpurukan.

”Saya tidak tahu, apakah jenis nyanyian dan teriakan itu bakal membantu para pemain. Tetapi, saya tidak mendengarnya dan saya yakin, masih banyak suporter yang simpati terhadap apa yang kami lakukan,” kata Hodgson.

Manchester City juga mencatat hasil mengecewakan ketika ditahan imbang Birmingham City, 0-0, di kandang sendiri. Ini merupakan untuk ketiga kalinya tim asuhan Pelatih Roberto Mancini gagal mencetak gol di kandang sendiri. ”Jika Anda bermain dengan empat striker, itu bukan berarti Anda bakal mencetak empat gol. Sepak bola tidak seperti itu. Saya harus berpikir sebagai pelatih, bukan seperti suporter,” ujar Mancini. City tetap di peringkat keempat klasemen (22 poin).

Pada laga lain, Gareth Bale menjadi inspirator kemenangan Tottenham Hotspur, 4-2, atas Blackburn Rovers. Bale menyumbang dua gol. Dua gol lainnya dicetak Roman Pavlyuchenko dan Peter Crouch.(AFP/REUTERS/SAM)

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau