JAKARTA, KOMPAS.com — Setelah Gayus mengaku, Wakil Ketua MPR RI Lukman Hakim Saefuddin mendesak aparat kepolisian untuk menelusuri motivasi Gayus Tambunan pergi ke Bali. Menurut Lukman, penelusuran tak boleh berhenti hanya sampai pada fakta bahwa Gayus telah dengan mudah keluar masuk tahanan.
"Dengan kelakuan seperti itu, maka harus dilacak dan ditelusuri untuk urusan apa dia ke sana. Jadi jangan hanya sekadar berhenti pada dia keluar tahanan, tetapi juga untuk keperluan apa," tegasnya di Gedung Nusantara III MPR/DPR/DPD RI, Senin (15/11/2010).
Menurut politisi PPP ini, penelusuran fakta mengenai motivasi Gayus pergi ke Bali sangat penting karena perhatian masyarakat sedang tertuju pada kasus Gayus. Pengungkapan motivasi diperlukan agar masyarakat tidak bertanya-tanya dan informasi tersebut bisa berguna untuk mengungkap skenario lain yang lebih besar di balik ketidakdisiplinan Gayus ini.
Pasalnya, penyamaran Gayus dengan wig dan kacamata berbingkai besar pun dinilai tak maksimal sebagai sebuah penyamaran seorang Gayus. Oleh karena itu, aparat penegak hukum harus bekerja all out.
"Banyaklah (dugaan dan skenario). Analisis bisa bermacam-macam, motivasi juga bisa bermacam-macam. Bisa jadi, ini hanya keteledoran saja. Tapi bisa jadi juga ini ada hidden agenda di balik ini," tandasnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang