Laporkan media

Ray: Ical Tak Perlu Gusar

Kompas.com - 24/11/2010, 16:24 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Rencana Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie yang akan mengadukan beberapa media ke polisi dan Dewan Pers dinilai kurang tepat. Hal tersebut dinilai sebagai sebuah kepanikan.

"Aburizal Bakrie sejatinya tak perlu gusar, apalagi sampai ke persoalan hukum dengan melaporkan media yang disebutnya melakukan fitnah. Tindakan yang bukan saja memperlihatkan kepanikan, tetapi kurang tepat," ujar Direktur Eksekutif Lingkar Madani Indonesia Ray Rangkuti di Jakarta, Rabu (24/11/2010).

Menurut Ray, seharusnya Ical—sapaan akrab Aburizal Bakrie—mendorong polisi untuk membuktikan bahwa keberadaan Gayus di Bali tidak berkaitan dengan dirinya. Artinya, kepergian Ical ke kantor polisi bukan untuk melaporkan media, melainkan mendorong polisi agar terbuka untuk membuktikan motif dan tujuan Gayus ke Bali. "Dengan begitu, Ical justru mendorong obyektivitas dugaan itu melalui perangkat yang tepat," katanya.

Sejauh ini, lanjut Ray, ia tidak mendapatkan media yang nyata-nyata menyebut nama Ical sebagai orang yang berada di belakang pelesiran Gayus ke Bali. Media hanya mendorong agar ada upaya menyelidiki motif Gayus berangkat ke Bali, dengan cara apa dan mengapa kelihatan begitu mudah.

"Permintaan itu wajar dan sangat rasional. Dengan membuat asumsi sederhana saja, pertanyaan-pertanyaan itu menjadi relevan. Bagaimana Gayus yang kasusnya mendapat sorotan nasional malah dengan tenang bisa berada di Bali dan konyolnya berada di ruang publik dengan keluarganya. Tindakan yang terlalu konyol dan naif bagi seorang terdakwa yang kasusnya sangat diperhatikan oleh seluruh masyarakat," jelasnya. (Tribunnews/Willy Widianto)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau