Proyek mrt

DKI Sediakan Rp 300 M untuk Lahan MRT

Kompas.com - 24/11/2010, 18:55 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyiapkan dana Rp 300 miliar untuk pembebasan tanah di lokasi pembangunan mass rapid transit (MRT) jalur selatan-utara tahap pertama.

Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo mengatakan, pembebasan lahan itu diharapkan selesai pada 2011. Dengan demikian, pembangunan MRT tahap pertama (Lebakbulus-Bundaran Hotel Indonesia) dapat dimulai pada akhir tahun depan.

"Untuk pembebasan lahan dibutuhkan biaya Rp 300 miliar untuk tempat-tempat di inline, termasuk entrance dan exit bawah tanah," kata Fauzi Bowo dalam jumpa pers seusai menerima hibah sebuah mobil elektrik Mercedes-Benz Smart Ed di Balaikota DKI Jakarta, Rabu (24/11/2010) siang.

Pembangunan MRT bawah tanah jalur selatan-utara direncanakan untuk melayani rute Lebakbulus-Kampung Bandan dengan panjang 22,7 km. Pada tahap pertama, akan dibangun untuk rute Lebakbulus-Bundaran HI dengan total biaya mencapai Rp 16 triliun. Tahap kedua, pembangunan untuk rute Bundaran HI-Kampung Bandan dan diharapkan bisa dikerjakan pada 2014 hingga 2018.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau