JAKARTA, KOMPAS.com — Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyiapkan dana Rp 300 miliar untuk pembebasan tanah di lokasi pembangunan mass rapid transit (MRT) jalur selatan-utara tahap pertama.
Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo mengatakan, pembebasan lahan itu diharapkan selesai pada 2011. Dengan demikian, pembangunan MRT tahap pertama (Lebakbulus-Bundaran Hotel Indonesia) dapat dimulai pada akhir tahun depan.
"Untuk pembebasan lahan dibutuhkan biaya Rp 300 miliar untuk tempat-tempat di inline, termasuk entrance dan exit bawah tanah," kata Fauzi Bowo dalam jumpa pers seusai menerima hibah sebuah mobil elektrik Mercedes-Benz Smart Ed di Balaikota DKI Jakarta, Rabu (24/11/2010) siang.
Pembangunan MRT bawah tanah jalur selatan-utara direncanakan untuk melayani rute Lebakbulus-Kampung Bandan dengan panjang 22,7 km. Pada tahap pertama, akan dibangun untuk rute Lebakbulus-Bundaran HI dengan total biaya mencapai Rp 16 triliun. Tahap kedua, pembangunan untuk rute Bundaran HI-Kampung Bandan dan diharapkan bisa dikerjakan pada 2014 hingga 2018.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang