JAKARTA, KOMPAS.com - Petugas Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya (Ditlantas Polda Metro Jaya) mencatat sebanyak 53 ruas jalan mengalami kerusakan akibat hujan deras.
"Kondisinya cukup membahayakan, pengguna jalan diimbau waspada," kata Koordinator "Traffic Management Center" (TMC) Ditlantas Polda Metro Jaya, Komisaris Polisi Indra Jafar di Jakarta, Senin (29/11/2010).
Ditlantas Polda Metro Jaya menemukan ruas jalan arteri yang rusak tersebar di seluruh wilayah Jakarta.
Wilayah Jakarta Barat meliputi Jalan Raya Daan Mogot, Jalan Rawa Pokor, Tegal Alur arah Kamal Raya, Asemka arah Glodok dan Jalan S. Parman.
Wilayah Jakarta Selatan meliputi Jalan Raya Deplu Bintaro, Jalan Buncit 38, turunan Pancoran, terowongan Cikoko, lintasan Kereta Api Simprug, Gatot Subroto depan Kartika dan Andara Pondok Labu.
Wilayah Jakarta Pusat mencakup Jalan Bungur bawah jembatan layang dan Jalan Suprapto setelah lintasan rel kereta api Simpang Lima Senen.
Wilayah Jakarta Timur tersebar di Jalan Kampung Melayu, Raden Inten, Jalan Raya Cacing, Jalan Pondok Gede arah Garuda, Otista, Ceger arah Kampung Rambutan, Jalan MT. Haryono, Sutoyo depan UKI, perempetan Buaran arah Pondok Kopi dan depan SPBU ujung Menteng.
Wilayah Jakarta Utara terdapat di Jalan Cilincing, Jalan RE Martadinata, Jalan Pademangan, Jalan Akses Marunda, Putaran Kebun baru, Jalan Yos Sudarso dan Jalan Raya Cilincing.
Indra menyatakan beberapa ruas jalan yang rusak itu termasuk kategori rawan kecelakaan, namun dia tidak menyebutkan jalannya.