Barcelona Sempurna

Kompas.com - 01/12/2010, 03:26 WIB

Barcelona, Senin - Laga el-clasico, Senin (29/11), menjadi panggung pesta bagi Barcelona. Seperti sebuah paradoks, Barcelona sempurna sementara Real Madrid bermain buruk. Rasa kecewa sekaligus takjub terekam jelas di raut wajah penjaga gawang Real Madrid, Iker Casillas. Lima gol bersarang di gawangnya.

Meski pertandingan telah usai, suasana Stadion Nou Camp terus bergemuruh. Anak-anak Catalan benar-benar telah memuaskan pendukungnya. Semua anggota tim Barca meluapkan kegembiraan.

Pemandangan kontras terlihat di kubu Madrid. Semua pemain seperti masih tidak percaya dengan hasil pertandingan. ”Satu tim bermain sangat bagus, satunya lagi sangat buruk. Yang satu pantas menang dan yang lain wajar bila kalah,” kata Pelatih Real Madrid Jose Mourinho mengakui keunggulan Barca.

Mourinho menilai Barcelona tak sulit meraih kemenangan 5-0 karena mereka merupakan produk yang sudah selesai, sedangkan timnya masih melakukan perjalanan yang panjang.

”Bagi saya tidak terlalu sulit untuk melupakan kekalahan. Kami memang tidak cukup bagus,” kata Mourinho lagi.

Hal positif dari penampilan Madrid adalah mereka tetap tampil terbuka dan tidak bertahan total. Ini yang membuat jalannya pertandingan menarik.

Namun, hasil buruk ini semakin menambah daftar panjang kekalahan Madrid atas Barcelona dalam duel el-clasico. Madrid tidak pernah menang dalam lima pertemuan terakhir.

Buat Barcelona, hasil positif ini mengantar mereka untuk mengambil alih posisi puncak klasemen La Liga. Kini Barca mengoleksi 34 poin atau unggul dua poin atas Madrid.

Rexach dan Cruyff

Pelatih Barcelona Pep Guardiola mendedikasikan kemenangan ini untuk pelatih Barca sebelumnya, Carles Rexach dan legenda klub Johan Cruyff. Menurut dia, mereka merupakan pioner dari gaya bermain Barca seperti sekarang ini.

”Mereka yang mengajarkan kami bermain seperti sekarang ini. Untuk meraih kemenangan seperti itu dibutuhkan waktu 15 tahun untuk melakukannya. Mereka memiliki keyakinan cara bermain seperti ini yang harus kami lakukan,” ujar Guardiola.

Pada pertandingan kemarin, Barca lebih dominan. Mereka unggul dalam penguasaan bola karena semua lini bermain rapi. Kombinasi permainan cepat Lionel Messi, Xavi, Andres Iniesta dan David Villa benar-benar merepotkan Madrid. Barca merajalela setelah mengusai lini tengah.

Ancaman pertama diberikan Messi. Tendangannya dari pinggir kotak penalti menyentuh tiang jauh. Menit kesepuluh, publik Nou Camp bersorak. Andres Iniesta melihat pergerakan Xavi ke dalam kotak penalti. Umpan datarnya masih membentur kaki Marcelo, tapi bola tetap mengarah ke depan Xavi. Dengan satu sentuhan, Casillas ditaklukkan.

Delapan menit berselang, Pedro Gonzalez memperbesar keunggulan tuan rumah. Dia memanfaatkan bola liar hasil gebrakan David Villa.

Di babak kedua, permainan Barcelona tetap tak bisa dibendung, David Villa memborong dua gol tambahan sebelum dilengkapi pemain pengganti Jeffren Suarez pada masa perpanjangan waktu.

Seperti duel el-clasico sebelumnya, pertandingan kemarin berlangsung ”panas” dengan tensi yang tinggi. Beberapa kericuhan terjadi. Pada menit ke-30, Cristiano Ronaldo mendorong Pelatih Barca Pep Guardiola yang memicu emosi pemain Barca untuk mengerubunginya. Lima menit berselang giliran Pepe yang diberi kartu kuning akibat menahan akselerasi Messi.

Semenit sebelum turun minum, Messi kembali dijatuhkan Ricardo Carvalho. Kedua pemain terlibat adu mulut sebelum Messi terjatuh setelah mukanya terbentur bahu Carvalho. Wasit Iturralde Gonzalez menghadiahi Messi kartu kuning akibat aksi teatrikal tersebut.

Di akhir laga. Sergio Ramos menendang kaki Messi yang sedang membawa bola. Pecah kekisruhan antar-pemain yang berujung pula pada perdebatan seru di pinggir lapangan dari bangku cadangan kedua tim. Iturralde Gonzalez tanpa ampun mengusir Ramos dengan kartu merah.

Madrid tidak hanya menanggung malu. Mereka juga dikecam media karena tidak satu pun pemain yang memberikan komentar seusai laga.

Sejumlah media menyebut pemain Madrid sebagai ”pengecut berseragam putih”, demikian ditulis Tribalfootball.

(REUTERS/AFP/OTW)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau