Hamil, Desi 3 Kali Ikut Rampok Toko Emas

Kompas.com - 01/12/2010, 06:21 WIB

SITUBONDO, KOMPAS.com — Seorang tersangka perampokan toko perhiasan emas Ramayana di kompleks Pasar Mimbaan Baru, Situbondo, Jawa Timur, Desi Eriyanti (31), warga Kelurahan Banyu Urip RT 15 RW 04, Kecamatan Sawahan, Surabaya, ini akhirnya buka mulut.

Ibu rumah tangga satu anak ini ternyata sudah tiga kali terlibat perampokan toko emas di wilayah Jawa Timur, di antaranya, toko perhiasan emas di Kabupaten Probolinggo, Gresik, dan Situbondo.

Saat diwawancarai SURYA, Desi Eriyanti mengaku baru satu bulan lebih mengikuti kawanan spesialis perampok toko perhiasan emas.

Selama mengikuti komplotan pelaku lintas daerah itu, dia berperan sebagai pembeli yang ditugasi untuk mengalihkan perhatian pelayan toko. ”Tidak tahu bagaimana cara mengambil perhiasan itu karena tugas saya hanya berpura pura sebagai pembeli,” kata Desi Eriyanti, Selasa (30/11/2010).

Sebelum beraksi di Situbondo, dia bersama delapaan rekannya menginap di sebuah hotel di wilayah Jember. ”Saya datang dan menginap di hotel sejak Minggu (28/11/2010) malam,” jelas ibu dari satu anak ini sembari menangis.

Desi mengaku terpaksa ikut merampok karena hasil dagangan minuman jusnya tidak dapat memenuhi kebutuhan ekonomi keluarganya. ”Selama ini saya hanya berjualan minuman untuk anak-anak di depan rumah, Pak,” katanya tersedu-sedu.

Meski sudah tiga kali ikut merampok, Desi tidak mau menyebutkan nama temannya yang mengajak. ”Janjinya akan diberi Rp 500.000 sekali ikut. Tapi, sampai sekarang bagian saya belum diberikan,” tukas wanita yang mengaku hamil ini.

Kasat Reskrim Polres Situbondo AKP Sunarto menyatakan, meski delapan tersangka perampok dapat ditangkap, pihaknya masih memburu seorang tersangka yang diketahui berinisial WI (45) warga Gurah, Kabupaten Kediri.

”Hari ini tujuh tersangka akan kami dijemput di polda karena mereka semua akan diproses di sini,” kata AKP Sunarto. (Izi Hartono)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau