MAGELANG, KOMPAS.com - Banjir lahar dingin susulan dari Gunung Merapi di sejumlah alur sungai yang airnya berhulu di gunung berapi itu, Kamis, tidak sebesar hari sebelumnya.
"Banjirnya tidak sebesar Rabu kemarin," kata Petugas Pengamatan Gunung Merapi di Pos Jrakah, Yulianto di Magelang, Kamis (2/12/2010).
Banjir lahar dingin di sejumlah alur sungai setempat, sejak sekitar pukul 14.00 WIB dan hingga sekitar pukul 15.00 WIB masih terjadi.
Arus air yang cukup kuat berwarna cokelat membawa pasir, batuan gunung berukuran cukup besar, dan potongan pohon.
Suara gemuruh secara intensif karena tabrakan antarbatu terdengar dari tepi alur Kali Senowo, di Dusun Grogol, Desa Ngargomulyo, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang, sekitar 10 kilometer barat puncak Merapi.
Puluhan warga berkumpul di sejumlah tempat di tepi alur sungai itu untuk menyaksikan banjir lahar dingin yang oleh mereka disebut sebagai banjir ladhu.
Bau belerang cukup menyengat, sebagian dari mereka yang menyaksikan banjir lahar dingin itu mengenakan masker.
Ia mengatakan, banjir lahar dingin antara lain terjadi di alur Kali Senowo, Putih, Apu, Trising dan Pabelan.
Warga Dusun Grogol, Maryono mengatakan, banjir lahar dingin susulan ini, tidak sebesar hari sebelumnya. "Lebih besar yang kemarin," katanya.
Kepala Dusun Tangkil, Desa Ngargomulyo, Kecamatan Dukun, sekitar enam kilometer barat puncak Merapi, Ponidi, mengatakan, banjir lahar dingin di alur Sungai Lamat yang melintasi dusun setempat terjadi sekitar pukul 14.37 WIB.
"Di sini baru saja terjadi banjir, sekitar pukul 14.37 WIB, tetapi tidak terjadi hujan di desa kami. Hujan cukup deras kemungkinan di tempat yang lebih tinggi dari desa kami," katanya.
Ia mengatakan, sejumlah warga juga menyaksikan banjir itu dari tepian sungai setempat.
Gunung Merapi yang sebelumnya tidak tampak karena tertutup mendung cukup tebal, pada sekitar pukul 14.30 WIB terlihat secara jelas.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang