Sampai Usia 95, Pria Masih Aktif ML

Kompas.com - 08/12/2010, 17:09 WIB

SYDNEY, KOMPAS.com — Usia tampaknya bukan menjadi penghalang bagi seorang pria untuk berhubungan seksual. Hasil penelitian menunjukkan, pria berusia lanjut masih tetap bergairah melakukan seks, tetapi mereka kerap terhambat masalah penyakit dan sedikitnya kesempatan untuk melakukannya.

Riset yang dilakukan di Australia menyatakan, pria berusia di atas 75 tahun masih aktif dalam berhubungan seksual. Menariknya, 1 di antara 10 lansia ini memiliki usia 90 hingga 95 tahun.

Hormon testosteron jelas terkait dengan seberapa sering pria di atas 75 tahun ini melakukan seks, dan para ahli perlu terus melakukan riset apabila terapi sulih hormon dapat memberi keuntungan bagi para pria lansia.

Zoe Hyde dari University of Western Australia dan timnya melibatkan 2.700 pria berusia 75- 95 tahun dalam penelitian mereka. Responden diwawancarai seputar kesehatan, hubungan pribadi, dan aktivitas seksual. Hasil riset ini dipublikasikan dalam Annals of Internal Medicine.

"Pria usia lanjut memang tidak lagi memiliki aktivitas seks yang membara, namun seks masih sangat penting bagi seperlima pria berusia 90-95 tahun. Hasil penelitian ini bertolak belakang dengan stereotip yang mengatakan bahwa semakin tua seseorang, semakin tidak lagi memiliki gairah seksual."

"Bagi mereka yang seksnya aktif, lebih dari 40 persen merasa tidak puas dengan frekuensinya dan menginginkan seks sebanyak mungkin," ungkap laporan riset tersebut.

Lebih dari 30 persen pria dilaporkan melakukan aktivitas seksual dalam setahun belakangan, tetapi lebih dari 48 persen menyatakan bahwa seks masih penting. Hal ini mengindikasikan kalau mereka masih ingin nge-seks, tetapi tak bisa melakukannya karena beragam alasan. Usia adalah salah satu faktor, di samping penyebab lainnya, seperti kadar hormon testosteron, pasangan yang tak berminat, penyakit diabetes, dan kanker prostat.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau