Liburan akhir tahun

Pemesanan Hotel Meningkat

Kompas.com - 10/12/2010, 05:04 WIB

Serang, Kompas - Tiga minggu sebelum liburan Natal dan Tahun Baru, hotel-hotel di kawasan Anyer, Kabupaten Serang, dan Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten, pemesanan hotel meningkat. Pemesanan kamar hotel-hotel di kawasan wisata pesisir barat Banten itu bakal meningkat signifikan pada minggu ketiga Desember.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Serang Hardomo, Kamis (9/12), mengatakan, berdasarkan data tahun lalu, tingkat pemesanan hotel di Anyer pada minggu ketiga Desember rata-rata lebih dari 70 persen.

”Hotel kami, misalnya, pemesanan hingga minggu ketiga Desember tahun lalu 80 persen dan memasuki minggu keempat meningkat menjadi 90 persen. Pada malam Tahun Baru, semua kamar hotel-hotel kawasan wisata penuh dipesan,” kata Hardomo.

Jumlah hotel yang terdaftar di PHRI Kabupaten Serang ada 30 unit dengan 1.100 kamar tidur. Mayoritas hotel itu berada di sepanjang kawasan pantai wisata Anyer dan Cinangka.

Tahun lalu, hotel-hotel di kawasan Pantai Carita, Kabupaten Pandeglang, juga penuh. Ada sekitar 20 hotel di kawasan wisata Pantai Carita dengan jumlah kamar bervariasi dari 30 hingga 60 kamar per hotel.

Pengunjung dari Jakarta, Bandung, dan sekitarnya selama ini mendominasi hotel di Anyer dan Carita. Para pengelola hotel berharap cuaca pada akhir tahun bagus sehingga banyak wisatawan berlibur merayakan pergantian tahun di Anyer.

”Kalau Jakarta banjir, tren kunjungan ke Anyer juga terpengaruh sebab wisatawan yang mayoritas dari Jakarta enggan bepergian,” kata Hardomo.

Aktivitas Gunung Anak Krakatau diyakini tidak berpengaruh terhadap kunjungan wisatawan. Kawasan wisata Anyer dan Carita berjarak 40 kilometer lebih dari Gunung Anak Krakatau sehingga dinilai aman.

Pada kondisi status waspada, wisatawan dan nelayan hanya dilarang mendarat atau mendekat dalam radius 2 km dari Gunung Anak Krakatau.

Mengenai sarana jalan, Hardomo berharap lampu tenaga surya yang dipasang di jalan lingkar selatan segera berfungsi sehingga memberi rasa aman dan nyaman bagi wisatawan yang hendak ke Anyer.

Pengamat Stasiun Meteorologi Serang, Tatang Rusmana, mengatakan, selama ini kalangan yang sering meminta informasi cuaca adalah perusahaan-perusahaan pelayaran. Mereka bertanya tentang kondisi ketinggian gelombang dan cuaca di jalur penyeberangan. Permintaan informasi cuaca dari pengelola perhotelan di Banten relatif jarang.

”Mereka kebanyakan baru bertanya informasi cuaca ketika terjadi kondisi ekstrem, misalnya ada cuaca buruk,” kata Tatang.

Beberapa waktu lalu, banyak pengelola hotel di Anyer dan Carita menghubungi Stasiun Meteorologi Serang. ”Mereka menanyakan Krakatau. Jadi mereka menghubungi kami karena salah sambung,” katanya.

Informasi soal Krakatau ada di Pos Pengamatan Gunung Anak Krakatau di Pasauran, Banten, dan Lampung. (CAS)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau