Premium Langka di Lampung

Kompas.com - 13/12/2010, 17:58 WIB

BANDAR LAMPUNG, KOMPAS.com - Beberapa pekan terakhir, bahan bakar premium sulit dicari di sejumlah kabupaten dan kota di Lampung. Pada dini hari, premium di sebagian besar stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Lampung diborong para pengecer.

Kelangkaan premium ini antara lain terjadi sepanjang jalan lintas barat dan tengah Sumatera di Lampung, yaitu mulai dari Gunung Sugih, Lampung Tengah, hingga ke Liwa, Lampung Barat. Lalu, dari Gunung Sugih hingga ke perbatasan Sumatera Selatan.

Berdasarkan pantauan akhir pekan lalu misalnya, pada malam hari, SPBU menghilang di seluruh SPBU 24 jam yang ada di sepanjang jalan lintas tengah dan barat antara Gunung Sugih - Liwa. Papan-papan pengumuman macam premium habis dan untuk sementara tidak melayani terpasang di SPBU-SPBU jalan lintas sepanjang lebih dari 250 kilometer ini.

Di SPBU Cahaya Negeri, Lampung Utara, misalnya, stok premium kosong selama dua hari, sejak Jumat hingga Sabtu dini hari. Langkanya premium, terutama di malam hari ini, terjadi sejak sebulan terakhir ini. Di malam hari, premium hampir selalu kosong.

Berdasarkan pemantauan Kompas, pada dini hari, SPBU-SPBU di wilayah pinggiran ini kerap diserbu oleh pengecer-pengecer. Warga setempat menyebutnya serangan fajar. Para pengecer-pengecer ini membawa banyak jeriken kosong serta antre sejak malam hari.

Seperti di SPBU Cahaya Negeri pada Sabtu (11/12/2010) dini hari, belasan pengecer antre. Puluhan jeriken berukuran 25 liter ditumpuk rapi di depan mesin pengisi. Begitu truk-truk pengangkut BBM yang dinantikan datang pada pukul 02.00 WIB, premium langsung diserbu mereka. Menggunakan sepeda-sepeda motor yang penuh dipasang jeriken, mereka ini mudah ditemui di sepanjang jalan lintas tengah dan timur di Lampung pada malam hari.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau