Ruu keistimewaan yogyakarta

Priyo: Jangan Sepelekan Aspirasi Jogja!

Kompas.com - 14/12/2010, 14:25 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Ketua DPR, Priyo Budi Santoso, memperingatkan pemerintah agar menyerap dan tidak menyepelekan aspirasi puluhan ribu masyarakat Yogyakarta yang turun ke jalan, kemarin, untuk mendukung penetapan Sri Sultan sebagai Gubernur DIY.

Dalam pernyataannya, Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi menganggap aspirasi puluhan ribu orang itu tidak mewakili suara seluruh populasi masyarakat Yogyakarta.

"Aspirasi dari rakyat Jogja yang terefleksikan dari gedung DPRD yang tumpah ruah di Jalan Malioboro adalah aspirasi riil yang mestinya dihormati oleh semua pihak. Saya sarankan Mendagri jangan terkesan menyepelekan," kata Priyo, seusai memimpin Sidang Paripurna, di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (14/12/2010).

Sikap pemerintah yang meremehkan aspirasi masyarakat Yogyakarta itu dinilai kontraproduktif. "Seharusnya apa yang disampaikan masyarakat Yogyakarta itu dihormati sebagai aspirasi yang hidup dan riil di tengah masyarakat," ujar politisi Partai Demokrat ini.

Anggota DPR asal DIY, Totok Daryanto mengatakan, aksi besar-besaran di Yogyakarta harus dijadikan pelajaran yang sangat berharga bagi pemerintah dalam membahas sebuah UU. Pemerintah, diharapkannya, tidak hanya menggunakan pendekatan legal formal dan prosedural.

"Bicara kearifan lokal, maka butuh kearifan politik. Selama ini, komunikasi pemerintah pusat dan pemerintah daerah masih formal. Seharusnya bicara dari hati ke hati untuk menjembatani seluruh persoalan secara tuntas," kata anggota Fraksi PAN ini.

Pimpinan DPR juga diminta ikut turun tangan agar persoalan RUUK DIY segera selesai dan tidak terus menerus menjadi polemik.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau