TANGERANG, KOMPAS.com — Pemerintah Kota Tangerang Selatan, Banten, membahas rencana pembangunan monorel rute antara Serpong dan Bandara Soekarno-Hatta untuk mengatasi kemacetan lalu lintas.
Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kota Tangerang Selatan Agus Mulyadi di Tangerang, Selasa (14/12/2010), mengatakan bahwa pembangunan monorel akan dimulai dari Stasiun Rawa Buntu, Serpong, hingga Bandara Soekarno-Hatta dengan jarak 28 kilometer.
"Rencana kami, monorel tersebut akan dibangun dari Serpong hingga Bandara Soekarno-Hatta sebagai satu-satunya bandara terdekat," katanya.
Agus mengatakan, monorel tersebut melewati 14 selter, yakni Stasiun Rawa Buntu, Selter Griya Loka (BSD), BSD Junction, WTC Serpong, Alam Sutera, Gading Serpong, Serpong Town Square, Modernland, Stasiun Tangerang, Balaikota Tangerang, Sekar Wangi, Stasiun Garuda, serta Terminal 1, 2, dan 3 Bandara Soekarno-Hatta.
"Gambaran monorel tersebut memang masih prarencana. Namun, karena lokasi yang strategis dan didukung infrastruktur, hal ini mungkin akan terwujud," katanya.
Oleh karena itu, untuk mewujudkannya, proses studi kelayakan akan dilakukan terlebih dulu seiring menggandeng pihak swasta. Bahkan, prarencana tersebut sudah masuk dalam pembahasan tingkat provinsi sebagai langkah dalam penanganan kemacetan.
Hal ini terasa lebih karena Stasiun Rawa Buntu yang akan menjadi stasiun monorel memiliki akses yang mudah untuk disambangi masyarakat. "Ditambah lagi masyarakat Tangerang Selatan sering pergi ke luar daerah dengan transportasi udara. Jadi, monorel akan mempermudah akses," katanya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang