Santapan Italia di Malam Natal

Kompas.com - 18/12/2010, 09:28 WIB

KOMPAS.com - Pohon Natal lengkap dengan lampu berkelap-kelip sudah mulai tampak di hotel dan mal di Jakarta. Sebagian besar hotel sudah menyiapkan santap malam spesial untuk merayakan malam Natal di restoran-restoran yang dimiliki hotel tersebut.

Salah satu hotel tersebut adalah Hotel Aryaduta Semanggi. Hotel Aryaduta Semanggi, Jakarta memiliki restoran Italia yang menjadi andalan mereka yaitu Porta Venezia. Restoran ini sudah lama ada, umurnya sudah lebih dari 10 tahun dan pertama kali buka di saat restoran Italia di Jakarta masih jarang. Porta Venezia mengusung konsep fine dining. Tapi jika Anda ingin benar-benar merasakan fine dining dengan menu Italia diiringi lantunan musik akustik, datanglah di malam hari selepas pukul 18.00. Nuansa romantis sangat kental terasa.

Porta Venezia terkenal dengan menu-menu pasta, risotto, dan pizza khas Italia Selatan. Chef Yudhi Dwi Guna, Executive Chef Porta Venezia, menjelaskan bumbu-bumbu sebagai bahan dasar masakan Italia bagian selatan tidak terlalu jauh berbeda dengan kawasan Mediterania seperti Turki, Mesir, dan Yordania. Karakteristiknya ada di pemakaian tomat yang banyak. Selain itu tidak terlalu banyak memakai krim, tapi lebih banyak menggunakan rempah-rempah dan minyak zaitun. Sehingga rasanya lebih ringan dan segar.

Makan malam khas Italia pun ada seninya. Seni ini dapat Anda nikmati di Porta Venezia. Khusus untuk perayaan Natal, Chef Yudi sudah mengkreasikan menu spesial yang hanya muncul di malam Natal. Jadi menu ini hanya keluar di satu hari saja yaitu tanggal 24 Desember 2010. Menu spesial santap malam ini terdiri dari set menu lengkap khas Italia yang terdiri dari antipasto, primo, secondo, contorno, dan dolce. Kompas.com berkesempatan mencoba set menu lengkap yang menggiurkan ini.

Antipasto atau hidangan pembuka yang ditawarkan dalam menu set santap malam adalah Pan Seared Black Pepper Scallop on Chick Peas Pesto with Rice Prawn Gravy and Glazed Capers. Kerang kampak warna putih susu berpadu dengan pesto berwarna hijau dan gravy warna cokelat. Paduan harmonis di mata maupun di lidah.

Pesto adalah saus khas Italia yang terbuat dari daun basil, tapi Chef Yudi mencampurnya dengan kacang polong. Sementara gravy adalah saus kental dari kaldu daging. Tapi Chef Yudi mengganti kaldu daging dengan kaldu udang agar rasanya tidak bertengkar dengan kerang kampak. Daging kerang kampak yang lembut dengan rasa yang cenderung tawar sangat cocok dimakan bersama pesto yang doniman rasa kacang polong serta asinnya gravy.

Tentu Anda tidak akan puas hanya dengan menyantap antipasto. Karena itu, piring selanjutnya adalah primo. Primo atau hidangan awal sebelum hidangan utama biasanya berupa makanan yang disajikan panas seperti pasta, risotto, atau sup. Kali ini, Porta Venezia memilih sup dalam set menu, yaitu Green Peas Emulsion Soup with Shredded Herbs Chicken. Piring sup yang dihidangkan langsung menarik perhatian karena warna hijau yang menyolok. Sup yang terbuat dari kacang polong ini terasa lembut dan aroma kacang yang kuat. Rasanya sangat ringan dan selintas rasa legit dari krim manis. Perpaduan rasa tawar kacang polong dan manis krim yang pas.

Sementara itu, ada dua pilihan secondo atau hidangan utama yang bisa Anda pilih. Kedua pilihan tersebut adalah Roasted Whole Turkey atau Roasted Rib Eye. Roasted Whole Turkey atau kalkun yang dipanggang lebih nikmat jika disantap dengan saus Cranberries dan gravy dari kaldu daging. Sementara Roasted Rib Eye cocok dengan saus jamur dan mustard.

Khusus untuk secondo, kedua hidangan disajikan secara prasmanan dan dapat disantap sepuasnya. Tapi tamu harus memilih di antara kedua menu tersebut. Kompas.com mencoba Roasted Rib Eye yang merupakan daging dari New Zealand yang teksturnya sedikit lebih keras tapi tetap empuk saat dikunyah.

Layaknya hidangan lengkap Italia, secondo tentu saja ditemani oleh contorno atau makanan pelengkap berupa sayuran. Contorno yang ada di set menu adalah Herbs Baby Potatoes yaitu kentang yang dipanggang dengan aneka rempah-rempah yang biasa ada di hidangan Italia dan Perancis antara lain basil, thyme, dan lain-lain. Serta Broccoli Gratin atau brokoli yang dipanggang dengan keju. Renyahnya brokoli yang dipanggang dengan pas bercampur dengan lelehan keju. Paduan cantik manisnya brokoli dan asin keju.

Rangkaian makanan pemanja lidah ini ditutup dengan kelegitan dolce. Dolce adalah hidangan pencuci mulut dengan rasa manis. Chef Yudi memasukkan Raisin and Mix Nut Crushed accompanied by Vanilla and Rum Sauce sebagai dolce dalam set menu. Hidangan manis ini merupakan puding khas Natal yang terbuat dari kismis dan mix nut. Mix nut merupakan campuran berbagai kacang seperti almond, walnut, dan lain-lain yang memang biasa dipakai untuk bahan kue. Kue lembut dengan dominan rasa kacang membawa kejutan di lidah dengan adanya potongan-potongan kismis. Semakin terasa nikmat saat potongan kue dioleskan ke saus paduan vanila dan rum. Kue sengaja dibuat tidak terlalu manis agar pas dengan saus yang legit. Saat kue dan saus bercampur di lidah, rasanya pun jadi manis yang tak menyengat.

Harga set menu ini Rp 200.000. Jika Anda merasa harganya terlalu mahal, jangan lupa bahwa Anda akan mendapatkan hidangan lengkap Italia dari pembuka hingga penutup. Apalagi hidangan utama berupa kalkun atau daging sapi bisa Anda makan sepuasnya. Untuk pilihan minuman, Anda bisa memilih aneka wine sesuai selera Anda atau jus jika Anda bukan penggemar wine. Pilihan favorit lainnya adalah Ice Cappucino atau Lemon Tea.

"Harga ini termasuk murah, karena untuk satu hidangan Roasted Rib Eye saja biasanya harganya bisa Rp 200 ribu lebih," jelas Chef Yudi.

Menurut Public Relations Manager Hotel Aryaduta Semanggi, Pramita Sari, Porta Venezia memang selalu mengeluarkan menu spesial untuk perayaan Natal. Biasanya yang datang adalah keluarga dan pasangan. Ia menyarankan untuk melakukan reservasi terlebih dahulu agar tidak kehabisan tempat.

Porta Venezia terletak di kawasan Karet Semanggi ini memiliki arti 'pintu ke Venesia', sebuah kota cantik di Italia yang terkenal sebagai nuansa romantis. Sejalan dengan hal itu, Porta Venezia berusaha menghadirkan atmosfer yang sama, cocok untuk Anda yang ingin kencan makan malam bersama pasangan. Saat masuk ke restoran ini, Anda sudah disambut dengan pintu khas Italia yang unik. Lantainya bergaya mosaik dengan lukisan di langit-langit.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau