Infeksi Saluran Kemih pada Usia Lanjut

Kompas.com - 19/12/2010, 03:43 WIB

 Dr Samsuridjal Djauzi

Ayah saya sekarang berusia 76 tahun. Selama ini beliau cukup sehat.

Setiap pagi beliau menyempatkan diri berjalan kaki. 

Sejak dua tahun lalu ayah mempunyai masalah dengan buang air kemih. Ketika berkemih, ayah merasakan tidak lancar. Kami sudah berkonsultasi dengan dokter keluarga. Pada waktu itu dilakukan pemeriksaan, termasuk pemeriksaan dubur. Oleh dokter keluarga dikatakan, ayah menderita pembengkakan prostat.

Ayah amat takut dengan kanker prostat karena adiknya meninggal akibat kanker prostat. Akibatnya, anjuran dokter keluarga agar ayah berkonsultasi dengan dokter spesialis urologi sampai saat sekarang ini belum dilaksanakan. Namun, saya berhasil membujuk ayah agar memeriksa di laboratorium dan ternyata hasil PSA ayah normal. Saya juga menjadi tenang.

Namun, dua minggu yang lalu ayah menggigil, demamnya tak terlalu tinggi. Kami ke dokter keluarga dan ayah didiagnosis terkena infeksi saluran kemih. Infeksi tersebut cukup berat sehingga ayah sebenarnya dianjurkan untuk dirawat di rumah sakit, tetapi ayah berkeberatan. Saya sebagai putrinya merawat ayah di rumah dan untunglah ayah kemudian dapat sembuh dengan terapi yang diberikan oleh dokter keluarga kami.

Saya masih ingat nasihat dokter keluarga agar ayah berkonsultasi dengan dokter urologi karena sangat mungkin infeksi ini akan berulang kembali karena prostat ayah yang bengkak. Infeksi pada orang berusia lanjut, menurut dokter keluarga kami, kadang berbeda dengan orang muda. Demam mungkin tidak menonjol dan jika ayah terkena infeksi yang tidak terdeteksi, infeksi dapat menjadi berat karena kekebalan tubuh ayah menurun. Saya menyimpulkan, kami harus berkonsultasi dengan dokter urologi. Namun, saya memperkirakan kemungkinan prostat ayah harus dioperasi.

Apakah dengan usia ayah yang sudah lanjut operasi tak membahayakan bagi ayah saya? Saya khawatir, operasi akan memperburuk kesehatan ayah. Benarkah dokter urologi selalu akan mengoperasi prostat yang bengkak? Jika infeksi berulang, risiko apa yang akan dihadapi oleh ayah saya. Mohon penjelasan dokter.

N di J

Jawab

Kita semua perlu berusaha agar dapat sehat pada usia lanjut. Untuk itu, kita harus menjaga kesehatan sejak muda. Saya juga menghargai pengabdian Anda dalam menjaga kesehatannya. Anda tepat memilih dokter keluarga. Tampaknya dokter keluarga Anda memahami dengan baik masalah kesehatan pada usia lanjut.

Benar dengan menurunnya kekebalan tubuh serta penurunan fungsi organ tubuh acap kali gejala penyakit pada usia lanjut tidak sama dengan orang muda. Karena itu, dokter harus waspada agar diagnosis dapat ditegakkan dan terapi dapat dimulai pada waktu yang tepat. Begitu pula pilihan obat pada pasien usia lanjut harus dipertimbangkan dengan benar. Risiko infeksi saluran kemih berulang adalah sepsis (infeksi menyeluruh) dan gangguan fungsi ginjal. Karena itu, memang sebaiknya setelah infeksi diatasi harus dicari faktor yang memungkinkan terjadinya infeksi saluran kemih berulang.

Pembengkakan kelenjar prostat memang dapat menjadi faktor berulangnya infeksi saluran kemih. Anda tidak perlu takut berkonsultasi dengan dokter spesialis urologi. Melalui konsultasi, ayah Anda akan mendapat informasi yang lengkap dan keputusan tindakan yang harus dilakukan.

Tindakan operasi

Tindakan operasi tidaklah diputuskan sepihak oleh dokter, tetapi perlu mendapat persetujuan pasien atau keluarga. Jadi, tidak benar kalau Anda berkonsultasi dengan dokter spesialis urologi akan langsung dioperasi.

Jika sekiranya operasi merupakan pilihan terbaik, dokter akan melakukan penilaian kelayakan operasi. Penilaian ini biasanya dilakukan oleh dokter spesialis penyakit dalam. Penilaian ini akan mempertimbangkan berbagai aspek, baik aspek klinis, laboratoris, maupun pemeriksaan penunjang lain. Penilaian ini akan memperkirakan risiko yang akan timbul jika dilakukan operasi. Jika risiko tersebut dapat dihindari atau dikurangi, dilakukan terlebih dahulu pengobatan sehingga pada waktu operasi risiko tersebut telah dikurangi.

Tindakan operasi dibagi dua macam, yaitu operasi berencana dan operasi segera (operasi sito). Pada operasi berencana, kita punya waktu untuk mempersiapkan pasien yang akan dioperasi agar mencapai taraf kesehatan optimal sehingga risiko operasi sekecil mungkin. Memang pada operasi segera, waktu tersebut amat sempit. Jika tak dilakukan operasi segera, hal itu akan membahayakan jiwa penderita. Jadi, meski belum dapat dipersiapkan dalam waktu yang cukup, operasi sito perlu dilakukan segera. Nah, dokter spesialis urologi dapat memeriksa ulang dan menetapkan masalah yang dihadapi ayah Anda.

Cukup waktu untuk mendiskusikan tindakan medis yang paling baik untuk ayah Anda. Anda sudah tentu juga dapat merundingkan dengan kedua kakak atau keluarga lain mengenai pilihan terbaik untuk kesehatan ayah Anda. Jangan lupa pendapat ayah Anda sebagai pasien juga harus didengar dengan baik. Memang risiko operasi pada usia lanjut lebih tinggi dibandingkan dengan risiko operasi pada orang muda. Namun, kemajuan ilmu kedokteran saat ini memungkinkan untuk melakukan operasi pada usia lanjut dengan keberhasilan yang tinggi.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau