Kartu Natal Meningkat

Kompas.com - 21/12/2010, 04:44 WIB

Medan, Kompas - Meskipun berbagai media dan jejaring sosial memudahkan orang saling mengucapkan selamat hari raya, cara konvensional mengucapkan hari raya dengan mengirim kartu masih diminati. Bahkan, diperkirakan pengiriman kartu natal kembali naik.

Kantor Pos Medan mencatat, meskipun kecil, telah ada kenaikan jumlah kiriman surat.

”Kami mencatat, pada tanggal 20 Desember hingga 30 Desember nanti diprediksi terjadi kenaikan pengiriman sekitar 10 persen. Kebanyakan kartu ucapan hari raya dari institusi, tetapi ada juga yang pribadi,” tutur Penyelia Pemasaran Kantor Pos Medan A Saladin, Senin (20/12).

Kemarin kartu-kartu natal tampak sudah masuk ke petugas penerima surat di kantor pos, Medan.

Saladin mengatakan, kartu natal masih diminati karena selain ada sentuhan personal di dalamnya, kartu juga membawa suasana hari raya. Kartu biasanya dipajang penerima di bawah pohon natal, bahkan digantung di dahan pohon.

Kantor Pos Medan juga menyediakan 10.000 kartu natal gratis bagi masyarakat, termasuk biaya pengirimannya sejak tanggal 21 hingga 31 Desember.

Beberapa perusahaan juga masih membuat kartu natal. Kartu ini dikirim untuk relasi perusahaan.

Sementara itu, jumlah kiriman paket diperkirakan akan naik sebesar 15 persen.

”Biasanya pada tanggal 23-24 Desember pengiriman paket akan meningkat,” kata Saladin.

Rp 29 miliar

Hingga akhir bulan November, penghasilan dari jasa dan pelayanan Kantor Pos Medan tercatat telah mencapai Rp 29 miliar. Jumlah ini berasal dari jasa pengiriman surat dan logistik, layanan finansial, ritel, serta bisnis properti.

Tahun ini Kantor Pos Medan ditargetkan mampu berpenghasilan Rp 32,5 miliar.

Pencapaian target sangat diperlukan karena Kantor Pos Medan tengah berupaya meraih predikat sebagai kantor pos tipe A seperti kantor pos di Kota Surabaya. Syaratnya adalah penghasilan minimal selama tiga tahun terakhir lebih dari Rp 30 miliar.

Saladin mengatakan, pihaknya yakin target tahun ini berhasil karena ada penghasilan dari pengiriman formulir CPNS yang mencapai lebih dari Rp 0,5 miliar.

Tahun lalu penghasilan Kantor Pos Medan mencapai Rp 31 miliar, sedangkan tahun depan penghasilan ditargetkan Rp 35 miliar. (WSI)

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau